Ekonomi

Cobain Deh, 3 Cara Cerdas Hindari Investasi Bodong Saat PPKM Darurat

Berikut 3 cara cerdas yang bisa dilakukan agar terhindar dari investasi bodong dimasa PPKM Darurat seperti saat ini.


Cobain Deh, 3 Cara Cerdas Hindari Investasi Bodong Saat PPKM Darurat
Cara mengetahui investasi resmi atau investasi bodong. (Pexels)

AKURAT.CO, Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat bukan berarti setop berinvestasi. Investasi harus pantang kendor meskipun ada kebijakan PPKM Darurat akibat lonjakan Covid-19 tersebut.

Apalagi saat ini investasi bukan hanya diminati oleh para orangtua atau generasi milenial, tetapi juga generasi gen Z. Di zaman saat ini pun nvestasi tak lagi ribet dan semakin terjangkau modalnya. Kini ada banyak perusahaan dan lembaga keuangan yang menyediakan berbagai instrumen investasi dan kemudahan dalam investasi. 

Kendati demikian, kamu harus selalu cermat dalam memilih investasi ya. Sebab sekarang banyak kegiatan usaha yang diduga tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat atau yang biasa disebut sebagai investasi bodong.

Ciri-ciri modus umum investasi bodong pun beragam, nah yang wajib kamu tahu adalah adanya berbagai skema yang menguntungkan misalnya iming-iming imbal hasil (keuntungan investasi) yang besar dalam waktu singkat.  

Sebisa mungkin kamu harus cermat jika mendapat tawaran investasi dengan modus serupa. Hindari untuk tergoda dengan keuntungan besar dan tidak masuk akal, sebab ini justru bisa saja membawa kepada kerugian besar. 

Biar kamu tidak salah pilih, yuk simak beberapa tips dari Cermati.com berikut ini sebagai informasi dasar penting yang bisa jadi panduan kamu menghindari investasi bodong. 

1. Verifikasi keabsahan perusahaan investasi di website OJK

Saat ini ada banyak sekali perusahaan atau lembaga keuangan yang menawarkan investasi, bahkan dalam berbagai instrumen yang beragam. 

Hal ini akan menjadi kemudahan bagi kamu selaku calon investor, namun sekaligus menjadi tantangan juga. Selain perusahaan investasi yang legal, sejumlah perusahaan investasi bodong juga masih bebas berkeliaran.