Ekonomi

Akademisi: Cinta Produk Dalam Negeri Bantu Pertumbuhan Ekonomi

Akademisi: Cinta Produk Dalam Negeri Bantu Pertumbuhan Ekonomi
Perajin membatik dengan kuas di selembar kain di Rumah Kreatif Batik Putat Jaya, Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/5/2022). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

AKURAT.CO Indonesia memiliki produk dalam negeri yang tidak kalah bersaing. Setiap individu tidak perlu ragu menunjukkan kecintaannya dengan memperkenalkan produk-produk dalam negeri ke dunia melalui media sosial.

Kaprodi Teknik Geomatika Unitomo, Yunus Susilo, ST, MT menyebutkan, Indonesia memiliki kain batik yang sudah diakui UNESCO. Batik merupakan salah atu budaya adi luruh yang ditinggalkan nenek moyang. Semua daerah Indonesia memiliki produk batik dengan ciri khas masing-masing.

"Kita tidak usah berkecil hati memperkenalkan produk dalam negeri," kata Yunus saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur, pada Kamis (22/9/2022).

baca juga:

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Tingginya kecintaan produk dalam negeri turut memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Yunus mencontohkan, setiap orang mengoleksi sepuluh batik dari berbagai daerah. Artinya hasil produk para pengrajin batik jadi terbeli. Kemudian, pembeli batik tersebut dengan senang hati menjadikan dirinya sebagai iklan.

"Secara langsung walau kecil, aktivitas tersebut membantu marketing digital pelaku UMKM tadi," kata Yunus.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital.

Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi