Tech

Cina Revisi UU Demi Lindungi Anak dari Bahaya Internet

Penyedia layanan online termasuk gim, streaming langsung, audio dan video, serta media sosial harus menyesuaikan anak di bawah umur


Cina Revisi UU Demi Lindungi Anak dari Bahaya Internet
Ilustrasi (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Cina merevisi undang-undang untuk memperkuat perlindungan anak di bawah umur dari bahaya dunia maya. Dilaporkan kantor berita Xinhua, UU baru ini akan memaksa penyedia produk dan layanan internet mengambil tindakan bila diperlukan. UU yang direvisi diadopsi oleh Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional pada Sabtu (17/10/2020) dan berlaku mulai 1 Juni tahun depan. 

"Penyedia produk dan layanan internet tidak akan menawarkan produk dan layanan anak di bawah umur yang menyebabkan kecanduan," demikian kutipan UU tersebut, dilansir dari Reuters, Senin (19/10/2020).

Penyedia layanan online termasuk gim, streaming langsung, audio dan video, serta media sosial harus mengatur "fungsi yang sesuai" seperti batas waktu dan konsumsi untuk anak di bawah umur.

Penyedia layanan harus mengambil tindakan yang diperlukan untuk menghentikan penindasan dunia maya. Orangtua atau wali anak di bawah umur yang mengalami penindasan maya juga berhak memberi tahu penyedia layanan untuk menghapus, memblokir, atau memutuskan tautan.

Tak hanya melindungi anak di dunia maya, UU yang direvisi juga memaksa taman kanak-kanak dan sekolah untuk melaporkan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kepada otoritas keamanan publik dan pendidikan.

Azhar Ilyas

https://akurat.co