Tech

Cina Luncurkan Tiga Astronot untuk Misi Ruang Angkasa

Ini akan menjadi misi luar angkasa berawak terpanjang Cina hingga saat ini


Cina Luncurkan Tiga Astronot untuk Misi Ruang Angkasa
Cina Luncurkan Tiga Astronot Untuk Misi Ruang Angkasa (dok. BBC)

AKURAT.CO, Cina telah meluncurkan tiga astronot ke orbit untuk menempatkan stasiun luar angkasa baru. Tiga astronot asal negara tirai bambu yaitu Nie Haisheng, Liu Boming dan Tang Hongbo akan menghabiskan tiga bulan di atas modul Tianhe sekitar 380km (236 mil) di atas Bumi.

Ini akan menjadi misi luar angkasa berawak terpanjang Cina hingga saat ini. Para kru berhasil mencapai stasiun luar angkasa dengan menempuh lebih dari tujuh jam setelah peluncuran.

Mengutip dari BBC, Minggu (27/6/2021), Kapsul Shenzhou-12 mereka lepas landas di atas roket Long March 2F pada hari Kamis, (24/6/2021). Pesawat mulai lepas landas dari pusat peluncuran satelit Jiuquan di gurun Gobi pada 09:22 waktu Beijing (01:22 GMT).

Dalam enam bulan terakhir, negara tersebut telah mengembalikan sampel batuan dan tanah ke Bumi dari permukaan Bulan, dan mendaratkan robot roda enam di Mars.

Negara tersebut telah menuangkan dana yang cukup besar terkait misi ruang angkasanya tersebut. Tahun 2019 lalu, Cina berhasil menjadi negara pertama yang mengirim Rover terjauh di Bulan.

Namun, Cina tidak mendapat bantuan dari negara lain untuk mewujudkan misi antariksanya. AS, yang memimpin kerja sama dengan Rusia, Eropa, Kanada, dan Jepang, tidak akan bekerja sama dengan bangsa Asia di orbit.

Cina sendiri terbuka untuk negara lain yang ingin bekerja sama dengan stasiun ruang angkasanya. Menurutnya, penting untuk membantu negara lain dalam kemajuan teknologi. 

Rusia, yang telah berbagi teknologi di masa lalu dengan Cina, telah menyebutkan kemungkinan mengirim kosmonotnya.

Pada konferensi pers Wednesday untuk memperkenalkan kru Shenzhou-12, Ji Qiming, seorang asisten direktur dengan agen spaceflight manusia Cina, mengatakan, bahwa Cina menyambut kerjasama dalam hal ini secara umum.

"Dipercayai bahwa, dalam waktu dekat, setelah selesainya Stasiun Luar Angkasa China, kita akan melihat astronot China dan asing terbang dan bekerja bersama," ujarnya.

Sebelumnya publik dunia dihebohkan dengan bagian utama dari roket milik Cina, Long March-5B, yang lepas landas dari Cina pada tanggal 29 April 2021 lalu dan diprediksi akan jatuh tak terkendali ke Bumi.

Memiliki berat mencapai 18 ton, bagian terbesar yang akan turun ke bumi tanpa kendali ini sebelumnya pernah digunakan untuk meluncurkan modul utama dari stasiun luar angkasa baru milik Cina.

Dilansir dari AP, bagian roket tersebut adalah tingkat pertama yang akan dilepas setelah peluncuran dan akan kembali masuk ke Bumi tidak lama setelah lepas landas. Biasanya, bagian ini akan diatur agar jatuh di daerah perairan.