Lifestyle

Cicipi Bubur Kampiun Di Bazar Kuliner Parkir Selatan GBK

Buat kamu yang ingin mencoba bubur kampiun, kamu bisa mencicipinya di acara halalbihalal para perantau asal Sumatera Barat di Parkir Selatan GBK.


Cicipi Bubur Kampiun Di Bazar Kuliner Parkir Selatan GBK
Potret sajian bubur kampiun (AKURAT.CO/Annisa Fadhilah)

AKURAT.CO Membahas ragam kuliner khas nusantara memang tidak ada habisnya. Berbagai hidangan yang ada dari setiap daerah selalu menggoda untuk dicoba. Salah satunya seperti bubur.

Hidangan yang satu ini memang mudah ditemukan di berbagai negara. Namun siapa sangka, Indonesia rupanya memiliki berbagai jenis bubur yang sangat khas.

Berbeda dari bubur pada umumnya, bubur-bubur dari berbagai daerah di Tanah Air diolah dengan cara yang unik. Salah satunya, bubur kampiun

baca juga:

Bubur yang satu ini merupakan makanan khas dari Sumatra Barat. Bubur kampiun memiliki cita rasa yang lezat karena disajikan dengan memadukan berbagai jenis bubur.

Bubur kampiun merupakan takjil favorit di tanah minang, yang mungkin kamu rindukan saat berada di tanah rantau.

Isian seporsi bubur kampiun biasanya terdiri dari bubur sumsum, bubur ketan hitam, kolak pisang / ubi, bubur kacang hijau, bubur candil, dan ketan putih kukus.

Konon terciptanya bubur kampiun berawal dari ketidaksengajaan. Sekitar 1960-an pascaperang revolusi, Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) mengadakan Lomba Kreasi Membuat Bubur di Desa Jambuair, Banuhampu, Bukittinggi. 

Lomba diikuti semua lapisan masyarakat. Muncul banyak variasi bubur seperti bubur cokelat dan keju. 

Seorang nenek bernama Amai Zona datang terlambat ke perlombaan tanpa persiapan. Ia akhirnya memasukkan beberapa jenis bubur yang tidak habis dijualnya saat pagi hari ke beberapa mangkuk. 

Tak disangka, kreasi bubur buatan Amai Zona menang. Saat ditanya mengenai nama kreasinya, sang nenek menjawab spontan bubur kampiun. Maksudnya ialah champion yang berarti juara. 

Perpaduan aneka jenis bubur dalam bubur kampiun memiliki filosofi sendiri. Kolak pisang merujuk pada Al Khaalik, salah satu asmaulhusna milik Allah yang berarti 'Yang Menciptakan'. Itu sebuah pengharapan agar setelah menyantap kolak bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah. 

Pisang kepok dalam campuran kolak mengingatkan orang agar kapok atau jera berbuat dosa dan segera bertaubat kepada Allah. 

Ubi mengingatkan kita untuk mengubur kesalahan yang pernah diperbuat agar bisa melanjutkan hidup dengan jalan yang diridai Allah. 

Bubur sumsum yang terbuat dari tepung beras dan kuah gula merah melambangkan kesederhanaan hidup. Bubur ketan hitam yang saling melekat melambangkan kedekatan saat berkumpul.

Seperti diketahui, pengurus DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jakarta Pusat menggelar acara halalbihalal para perantau asal Sumatera Barat di Parkir Selatan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Acara halal bihalal disertai bazar kuliner bertema Minangkabau di Tanah Rantau tersebut telah resmi dibuka pada Senin (23/5), dan berakhir hingga Minggu,  29 Mei 2022.

Buat kamu yang ingin mencoba bubur kampiun sambil mengobati rindu kampung halaman, kamu bisa mencicipinya di acara halalbihalal para perantau asal Sumatera Barat ini.

Tak hanya bubur kampiun, masih banyak makanana khas padang yang bisa kamu cicipi disini.

Cicipi Bubur Kampiun Di Bazar Kuliner Parkir Selatan GBK - Foto 1
Halalbihalal para perantau asal Sumatera Barat Pengunjung di Bazar Kuliner Halalbihalal para perantau asal Sumatera Barat AKURAT.CO/Annisa Fadhilah

Bahkan makanan khas padang yang jarang di jual di kota besar, bisa kamu temui disini.

Jadi, ajak keluarga atau teman senasib yang berasal juga dari tanah minang, untuk mengobati rasa rindu kampung halaman di acara halalbihalal para perantau asal Sumatera Barat.