News

Politisi Golkar Dorong Pemerintah Salurkan Dukungan Lebih Maksimal terkait Konflik Israel-Palestina

Ini penting dilakukan demi mencegah jatuhnya banyak korban akibat konflik tersebut


Politisi Golkar Dorong Pemerintah Salurkan Dukungan Lebih Maksimal terkait Konflik Israel-Palestina
Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani

AKURAT.CO, Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengapresiasi langkah yang diambil Pemerintah Indonesia dalam konflik antara Israel dan Palestina melalui berbagai lini.

Hal itu, katanya, termasuk langkah pemerintah melalui Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestines (CEIRPP), Indonesia adalah wakil ketuanya, melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan juga Gerakan Non-Blok.

"Dorongan upaya penyelesaian ini perlu terus-menerus dengan maksimal guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban di kedua belah pihak,” ujar Christina dalam keterangan persnya, Senin (17/5/2021).

Politisi dari F-Golkar ini sangat menyayangkan meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Palestina yang berujung pada jatuhnya korban, terutama dari masyarakat sipil.

"Menjadi teramat penting bagi kedua belah pihak untuk menahan diri guna mencegah eskalasi konflik meningkat menjadi perang terbuka," katanya.

Menyinggung soal situasi WNI, menurutnya, KBRI Amman mencatat terdapat 11 WNI di Palestina, sembilan orang di antaranya di Jalur Gaza dan dua orang di Tepi Barat.

"Mereka dalam kondisi baik meski tetap selalu waspada terhadap perkembangan situasi keamanan, mematuhi imbauan bepergian kecuali untuk kepentingan mendesak, serta senantiasa menjalin komunikasi dengan KBRI," ucapnya.

Christina menjelaskan saat ini Israel tidak hanya dalam masalah eksternal dengan Palestina, tetapi juga tengah mengalami permasalahan internal setelah pemilu pada bulan Maret lalu. Pasca-pemilu, Perdana Menteri Netanyahu gagal membentuk koalisi pemerintahan.

"Ini menjadi tantangan tersendiri akibat fragmentasi partai politik di parlemen. Kegagalan membentuk koalisi pemerintahan akan memaksa Israel kembali melaksanakan pemilu anggota legislatif kelima sejak 2019,” tandasnya.

Diketahui, Pemerintah Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam resmi mengeluarkan pernyataan bersama soal agresi Israel di wilayah Palestina. Ketiga negara tersebut menyatakan mengutuk agresi Israel yang menyebabkan kekerasan di Jerussalem Timur dan Jalur Gaza.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co