Olahraga

Chafidz Yusuf Tinggalkan PBSI, Greysia Mengaku Kehilangan

Chafidz Yusuf adalah sang peracik pebulutangkis ganda putra ranking satu dunia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, serta Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian.


Chafidz Yusuf Tinggalkan PBSI, Greysia Mengaku Kehilangan
Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, bersama Pelatih Chafidz Yusuf di salah satu turnamen. (INSTAGRAM/Greysia Polii)

AKURAT.CO, Kepergian Chafidz Yusuf itu tak lama setelah adanya kabar bahwa pelatih tunggal putra PBSI, Hendry Saputra Ho, juga baru dikabarkan mundur dari pelatnas PBSI.

Berdasarkan kiprah kepelatihannya sejak tahun 2012 di PBSI, Chafidz Yusuf telah mengantarkan banyak atlet bulutangkis PBSI menuju tangga prestasi.

Dari tangan dinginnya, Chafidz Yusuf adalah sang peracik pebulutangkis ganda putra ranking satu dunia,  Kevin Sanjaya/Marcus Gideon serta Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian.

baca juga:

Begitupun ketika kiprahnya sebagai asisten pelatih ganda putri, Chafidz Yusuf memiliki peran penting di balik kesuksesan Greysia Polii/Apriyani menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Dengan adanya kabar bahwa Chafidz Yusuf tak lagi melatih di pelatnas PBSI, para atlet yang pernah dibinanya pun bak terkena petir di siang bolong.

Para atlet berbondong-bondong mengungkapkan kesedihannya melalui media sosial. Ucapan penuh haru biru pun tersemat di kolom komentar sang pelatih.

Greysia Polii pun termasuk salah satu atlet yang secara khusus mengungkapkan kesedihannya melalui instagram pribadinya @greyspolii pada Senin (24/01/22).

Pebulutangkis senior di PBSI itu pun mengatakan bahwa Chafidz Yusuf adalah salah satu orang paling berjasa dalam kariernya sebagai atlet.

“Bagiku, masmu Chafidz Yusuf adalah salah satu orang terpenting dalam perjalanan karier ku. Bukan hanya menjadi pelatih saja, tapi dia juga sudah menjadi orang tua, teman, dan Pembina,” tulis Greysia Polii.

“Instingnya kuat banget dalam melihat potensi atlet. Terima kasih Masmu, sudah temani aku dan Apri juara yang paling tinggi dari segala juara, yaitu Juara Olimpiade,” tambah Greysia Polii.

“Tahun 2017 adalah tahun yang gak akan aku dan Apri lupa seumur hidup. Gak ada kata yang bisa aku ucapkan selain perasaan syukur yang mendalam atas masmu,” pungkasnya.

Chafidz Yusuf Ada di Saat Greysia Polii Terpuruk

Selama berkarier di PBSI, Chafidz Yusuf adalah salah satu pelatih yang selalu ada untuk menyemangati jatuh bangunnya perjalanan Greysia Polii sebagai atlet.

Salah satu momen buruk bagi Greysia Polii adalah didiskualifikasi dari Olimpiade London 2012 bersama Meiliana Jauhari. Mencoba lagi di Olimpiade Rio 2016 bersama Nitya Krishinda, namun keduanya terhenti di babak perempat final.

Usai itu, Greysia Polii harus menerima kenyataan ketika Nitya Krishinda memutuskan gantung raket karena dilanda cedera bahu. Greysia Polii mulai dipasangkan dengan beberapa nama namun gagal.

Greysia Polii berniat untuk gantung raket pada tahun 2017. Beruntung, Greysia Polii mulai dipasangkan dengan Apriyani Rahayu hingga menyabet beragam prestasi. Tentu salah satunya berkat sumbangsih Chafidz Yusuf sebagai asisten pelatih.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com