Olahraga

Cetak Sejarah di Piala Dunia Jakarta, Raviandi dapat Tiket ke Pelatnas

Cetak Sejarah di Piala Dunia Jakarta, Raviandi dapat Tiket ke Pelatnas
Atlet Panjat Tebing Indonesia Raviandi Ramadhan saat mengikuti Final Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 kategori lead putra yang diselenggarakan di kawasan Lot 16-17 SCBD, Jakarta, Senin (26/9/2022). Langkah pemanjat muda Indonesia, Raviandi Ramadhan, terhenti pada putaran final kategori lead Piala Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta denga berakhir di posisi kedelapan mencatat skor 22+ poin. Sedangkan untuk jaura pertama di raih atlet Jepang Ao Yurikusa dengan skor -29. AKURAT.CO/Sopian (Sopian)

AKURAT.CO, Debut Raviandi Ramadhan dalam Piala Dunia Panjat Tebing 2022 yang digelar di Jakarta berujung manis. Atlet berusia 19 tahun itu sukses mencetak sejarah dengan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju hingga final pada nomor lead.

Raviandi menembus final usai masuk delapan besar dalam semifinal Piala Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta, tepatnya di posisi keenam dengan skor 35. Namun, penampilannya di final seperti antiklimaks.

Atlet panjat tebing yang baru pertama kali ikut kejuaraan internasional itu harus mengakhiri penampilannya di posisi kedelapan dengan skor 22+. Raviandi mengaku gugup saat bertarung dalam partai final di Lot 16-17 SCBD, Jakarta, pada Senin (26/9) malam.

baca juga:

"Ini adalah penampilan saya di ajang internasional, jadi sedikit gugup. Tapi saya puas karena bisa melangkah hingga sejauh ini. Semoga tren bagus ini berlanjut untuk panjat tebing Indonesia," ujar Raviandi seusai lomba, sebagaimana dipetik dari Antara, Selasa (27/9). 

Raviandi, yang saat ini masih berstatus atlet non-pelatihan nasional (pelatnas), berharap terus mendapat kesempatan lebih banyak untuk bersaing di pentas internasional. 

"Selanjutnya itu, ada dua ajang besar IFSC di Korea dan Jepang. Tapi, saya tidak tahu ikut atau tidak. Karena saya bukan bagian dari pelatnas," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid mengatakan Indonesia memiliki banyak atlet muda potensial, termasuk Raviandi bersama saudara kembarnya Ravianto Ramadhan. 

"Atlet kita di nomor lead mencapai final setelah penantian panjang sekali. Sudah 30 tahun. Kita tidak punya target apa-apa. Momen ini mengharukan sekali," kata Yenny. 

Yenny pun menjamin Raviandi masuk pelatnas. "Saya akan bicara juga dengan Kemenpora agar dia juga dimasukkan pelatnas," tambahnya.

"Lead di luar ekspektasi, kita punya si kembar yang meraih hasil luar biasa. Indonesia punya potensi untuk nomor lead. Awalnya hanya menargetkan Musauwir untuk naik peringkat.”

Selanjutnya FPTI akan mengirim atlet lead untuk berlatih di Eropa untuk menimba pengalaman. 

Adapun dalam IFSC Climbing World Cup Jakarta 2022 nomor lead putra diraih atlet Jepang Ao Yurikusa yang di final meraih 29 poin. Posisi kedua juga atlet asal Negeri Sakura Masahiro Higuchi dengan 28 poin. Posisi ketiga atlet Jerman Sebastian Halenke yang meraih poin sama. 

Adapun gelar untuk lead putri menjadi milik atlet Slovakia Janja Garnbret yang di final sukses meraih poin top. Kemudian Chaenyun Seo asal Korea dengan 40 poin dan posisi ketiga Mia Krampl asal Slovakia dengan 35+.[]