Ekonomi

Cetak Rp68,45 Triliun, Ada 71 Emisi Obligasi dan Sukuk Sepanjang 2021

Total emisi obligasi dan sukuk tercatat sepanjang 2021 di Bursa Efek Indonesia (BEI adalah 71 emisi dari 47 perusahaan tercatat senilai Rp68,44 triliun


Cetak Rp68,45 Triliun, Ada 71 Emisi Obligasi dan Sukuk Sepanjang 2021
Ilustrasi - Obligasi (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah 71 emisi dari 47 perusahaan tercatat senilai Rp68,44 triliun.

" Total emisi obligasi serta sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 484 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp430,35 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 127 perusahaan tercatat," ujar Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono di Jakarta, Senin (13/9/2021).

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 156 seri dengan nilai nominal Rp4.325,01 triliun dan US$400,00 juta.

" Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp6,17 triliun," jelasnya.

Sekadar informasi, pada pekan ini, terdapat pula 8 pencatatan obligasi, 2 pencatatan sukuk mudharabah, dan 2 pencatatan sukuk ijarah di BEI. Diawali pada Rabu (8/9), PT Sinas Mas Multiartha Tbk menerbitkan obligasi berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha dengan nominal sebesar Rp705.700.000.000,00.

PT Kredit Rating Indonesia menetapkan peringkat untuk Obligasi adalah irAA (Double A) dan PT Bank KB Bukopin Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini. Pada hari yang sama, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo resmi menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bank Sulutgo Tahap I Tahun 2021, dengan nominal sebesar Rp750.000.000.000,00.

PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat A(idn) (Single A) untuk obligasi dan yang bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Kemudian, PT Hutama Karya (Persero) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II  Hutama Karya Tahap I Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap I Tahun 2021, dengan nilai obligasi sebesar Rp1.000.000.000.000,00 serta dana sukuk senilai Rp500.000.000.000,00.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk obligasi adalah idA (Single A), sementara untuk Sukuk adalah idAsy (Single A Syariah), serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Selanjutnya pada Kamis (9/9), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II  Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, dengan nilai obligasi sebesar Rp1.750.000.000.000,00 serta dana sukuk senilai Rp750.000.000.000,00. Hasil pemeringkatan untuk Obligasi dan Sukuk dari PEFINDO adalah idA (Single A) dan idA(sy) (Single A Syariah).

PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini. Masih pada hari yang sama, PT Polytama Propindo menerbitkan Obligasi II Polytama Propindo Tahun 2021 dan Sukuk Ijarah II Polytama Propindo Tahun 2021, dengan nilai obligasi sebesar Rp319.500.000.000,00 serta dana sukuk senilai Rp160.000.000.000,00.

PEFINDO menetapkan peringkat untuk obligasi adalah idAAA(cg) (Triple A, Corporate Guarantee) dan idAAA(cg)(sy) (Triple A Syariah,  Corporate Guarantee) untuk Sukuk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Selanjutnya, PT Angkasa Pura I (Persero) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Angkasa Pura I Tahap I Tahun 2021 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Angkasa Pura I Tahap I Tahun 2021, dengan nilai obligasi sebesar Rp1.115.900.000.000,00 serta dana sukuk senilai Rp496.000.000.000,00.

Hasil pemeringkatan PEFINDO untuk Obligasi adalah idAA+ (Double A Plus) dan Sukuk Ijarah adalah idAA+(sy) (Double A Plus Syariah). PT Bank Mega Tbk. bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Pada akhir pekan atau Jumat (10/9), PT Bank KB Bukopin Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bank KB Bukopin Tahap I Tahun 2021 serta Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank KB Bukopin Tahap I Tahun 2021, dengan nominal sebesar Rp1.000.000.000.000,00 untuk Obligasi Berkelanjutan dan Rp1.000.000.000.000,00 untuk Obligasi Subordinasi. Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat bagi kedua Obligasi tersebut adalah AAA(idn) (Triple A) dan AA(idn) (Double A). 

Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.[]