Ekonomi

Cetak 19 Emisi, Mengintip Laju Emisi Obligasi dan Sukuk Sepanjang 2021

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 19 emisi dari 16 emiten senilai Rp20,59 triliun


Cetak 19 Emisi, Mengintip Laju Emisi Obligasi dan Sukuk Sepanjang 2021
Ilustrasi - Obligasi (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 19 emisi dari 16 emiten senilai Rp20,59 triliun. Adapun total emisi obligasi dan sukuk tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini berjumlah 480 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp433,21 triliun dan US$47,5 juta yang diterbitkan oleh 130 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 143 seri dengan nilai nominal Rp4.155,60 triliun dan US$400,00 juta.

" Selain itu, tercatat Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp7,02 triliun," ujar Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono melalui keterangan di Jakarta, Minggu (4/4/2021).

Sekadar informasi, sektor perbankan dan pasar modal memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian nasional, oleh karena vaksinasi bagi para petugas pelayanan publik di kedua sektor itu menjadi sangat penting.

Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (31/3), meninjau jalannya vaksinasi yang berlangsung di Main Hall BEI.

Para penerima vaksin sebagian besar merupakan petugas pelayanan publik di sektor perbankan dan pasar modal yang memiliki intensitas tinggi dalam berinteraksi langsung dengan nasabah seperti teller dan petugas di bagian layanan pelanggan, mereka diberikan dosis pertama vaksin CoronaVac dari Sinovac.

Bersamaan dengan vaksinasi bagi para petugas pelayanan publik pada sektor perbankan dan pasar modal, vaksinasi juga diberikan kepada para lansia dari kedua industri tersebut.

Hal tersebut merupakan dukungan terhadap program Pemerintah, serta bentuk kepedulian dan upaya memberikan perlindungan kepada kelompok yang paling rentan dari penyebaran Covid-19.

Selain itu, acara ini diharapkan dapat meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa vaksin yang diberikan aman dan halal.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peninjauan kali ini di antaranya adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia Haryanto T. Budiman, dan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu