News

Cerita Sukmawati Keluar Islam, Beritahu Megawati Melalui Surat

Sukmawati yang semula beragama Islam memutuskan pindah ke agama Hindu mengikuti agama yang dianut neneknya sekaligus ibu Sukarno, Nyoman Rai Srimben


Cerita Sukmawati Keluar Islam, Beritahu Megawati Melalui Surat
Sukmawati Soekarnoputri saat memberikan keterangan kepada wartwan di Cikini, Jakarta, Rabu (4/4) (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Diah Mutiara Sukmawati Sukarnoputri mengungkapkan telah minta izin dan restu seluruh keluarga Sukarno terkait keputusannya pindah keyakinan dari Islam ke Hindu.

Sukmawati adalah anak keempat Presiden pertama RI Sukarno dari Fatmawati. Sukmawati menuturkan awalnya dia meminta restu kepada Guntur Soekarnoputra dan Guruh Soekarnoputra.

"Saya bilang sama Mas Guntur, abang saya, kalau saya mau pindah agama jadi Hindu. Kemudian kepada Guruh saya juga bilang. Semuanya bilang silakan saja, itu kan pilihan pribadi masing-masing," kata Sukmawati, Rabu (27/10/2021).

Setelah mendapat restu dari kedua saudara laki-lakinya, Sukmawati kemudian meminta izin kepada nak-anaknya.

Sukmawati bercerita ketiga anknya, yakni Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara, Gusti Raden Ayu Putri Agung Suniwati dan Muhammad Putra Perwira Utama, mendukung dan tidak mempersoalkan pilihan dirinya.

"Jadi enggak ada masalah, penolakan enggak ada," ujar Sukmawati.

Terakhir, Sukmawati memberitahu kakaknya yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri. Dia memberitahu Mega lewat sebuah surat.

"Saya tulis surat, intinya saya permisi, saya beri tahu saya mau pindah agama, mau kembali ke agamanya Eyang Putri, gitu, ya semua jawabannya silakan saja. Jadi enggak ada penolakan, semuanya bisa dimengerti," ungkapnya.

Sukmawati sah memeluk agama Hindu setelah menjalani upacara Sudhi Wadani di Bale Agung Singaraja, Buleleng, Bali pada Selasa, 26 Oktober 2021. Sudhi Wadani merupakan upacara penyucian diri seseorang melalui janji suci untuk menganut agama Hindu.

Sukmawati yang semula beragama Islam memutuskan pindah ke agama Hindu mengikuti agama yang dianut neneknya sekaligus ibu Sukarno, Nyoman Rai Srimben. Nyoman Rai Srimben merupakan penduduk asli Kabupaten Buleleng, Bali.

Menurut Sukmawati sejak kecil dirinya sudah menyukai budaya-budaya Bali mulai dari tarian hingga musik. Hal tersebut juga tak terlepas dari pengaruh eyang putrinya.[]