Ekonomi

Cerita Heroik Wamen BUMN, Bangkitkan Krakatau Steel dan PTPN dari Kebangkrutan

Kedua perusahaan BUMN yang nyaris bangkrut tersebut, berhasil direstrukturisasi


Cerita Heroik Wamen BUMN, Bangkitkan Krakatau Steel dan PTPN dari Kebangkrutan
Calon wakil menteri Kartika Wirdjoatmojo saat mendatangi Istana untuk Bertemu Presiden Joko WIdodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO  Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menceritakan tentang proses restrukturisasi, yang dilakukan PT Kratakau Steel dan PT Perkebunan Nusantara III, yang mencegah kejatuhan kedua perusahaan tersebut.

"Kebetulan hari ini saya berdiskusi dengan Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) dan kita ada laporan mengenai progress transformasi yang ada di Krakatau Steel dan PTPN," katanya di Jakarta, Rabu (28/7/2021), dikutip dari laman Antara.

Tiko, panggilan akrab Kartika Wirjoatmodjo, menjelaskan bahwa Krakatau Steel sebagai perusahaan baja yang nyaris bangkrut, berhasil direstrukturisasi dua tahun yang lalu secara signifikan dari sisi keuangan dan bisnis.

Berbagai pembenahan yang dilakukan tersebut telah membuat perusahaan itu membukukan laba dan mempunyai beberapa corporate action untuk mengubah visi dan model bisnis, sehingga menjadi sehat dan sustainable.

Sementara itu, ia menambahkan, kasus serupa juga dialami PTPN yang baru ditata kembali sekitar 1,5 tahun terakhir karena sempat terbelit utang hingga hampir bangkrut.

"Di Indonesia, ada perusahaan kebun mau bangkrut itu aneh, karena kan negara ini agrikultur. Kok bisa hampir bangkrut," kata Tiko.

Oleh karena itu, Kementerian BUMN melakukan transformasi bisnis, termasuk efisiensi operasional, refocusing bisnis, mendorong produktivitas tanaman, memperbaiki kompetensi manajemen, meningkatkan pengelolaan kebun, dan sebagainya.

Perbaikan itu membuat PTPN mulai membukukan laba seiring dengan kenaikan harga komoditas, mempunyai rencana korporasi untuk menyatukan bisnis gula serta CPO, dan membayar kewajiban di anak perusahaan yang mengalami masalah.

"Ini dua contoh kasus yang menarik yang bisa dijadikan case study oleh DLI (Danareksa Learning Institute) dimana BUMN yang selama ini terkesan tak punya kemampuan turn-around itu terbukti sudah menjalankan turn-around secara lebih efektif," kata Tiko.