News

Cerita Erick Thohir Membangun Sarinah: Harus Memohon

Cerita Erick Thohir Membangun Sarinah: Harus Memohon
Presiden Joko Widodo (tengah) menyapa tamu undangan didampingi Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) dan Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) saat peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di Central Parking Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (25/3/2022). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

AKURAT.CO, Menteri BUMN Erick Thohir bercerita bahwa proses renovasi yang kementeriannya lakukan dalam memugar Sarinah mendapat sejumlah tantangan. Bahkan dirinya sampai memohon agar publik memberikan kepercayaan.

Ia mengungkapkan awalnya banyak ketidakpercayaan orang-orang terhadap potensi yang Sarinah miliki. Erick Thohir harus susah payah mewujudkannya.

"Awalnya tidak ada yang percaya, hingga BUMN harus memohon dulu untuk membangun Sarinah yang merupakan aset sejarah di tengah kota ini dan optimis menjadikannya center visit bagi para wisatawan," jelasnya, Senin (15/8/2022).

baca juga:

Erick Thohir menegaskan, bahwa kehadiran pusat perbelanjaan Sarinah yang hanya menampung produk lokal hasil UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) bukanlah sebagai saingan dari pusat perbelanjaan swasta lainnya.

"Kita bukan anti asing dan juga tidak ingin menjadi kanibal pengusaha mall, namun dengan segala upaya yang dilakukan kita fokus untuk menjadi jendela merek lokal," jelasnya. 

Lebih lanjut, Erick Thohir juga menuturkan keberhasilan Sarinah setelah kembali dibuka dalam kurun waktu 5 bulan mampu mencapai 6 juta pengunjung.

"Dengan banyaknya produk lokal disini, Kita bisa menarik pengunjung sebanyak 6 juta pengunjung dalam 5 bulan dengan rata-rata 41.000 pengunjung dalam sehari," tandasnya.[]