News

Cerdas Berinvestasi Meski di Tengah Pandemi? Begini Tipsnya!

Caranya dengan terus berinovasi dan berkreatifitas, salah satu contohnya dengan membuat video kreatif di media sosial.


Cerdas Berinvestasi Meski di Tengah Pandemi? Begini Tipsnya!
Pilihan investasi hadapi New Normal (Pixabay)

AKURAT.CO, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkary dalam Webinar 'Creativetalks Pojok Literasi Cerdas Berinvestasi, Milenial Tetap Cuan di Tengah Pandemi', mengajak generasi milenial menggunakan smartphone untuk menjadi entepreneur dan technopreneur.

Sebab, di tengah pandemi ini, bukan halangan yang berat bagi milenial untuk tetap mendapatkan cuan. Caranya dengan terus berinovasi dan berkreatifitas, salah satu contohnya dengan membuat video kreatif di media sosial.

"Ada dua jenis kegiatan menyimpan uang yang terlihat sama, tapi sebenarnya berbeda, yaitu menabung dan investasi. Menabung adalah kegiatan menyimpan uang yang umumnya dilakukan dalam jangka pendek. Investasi adalah kegiatan menyimpan uang untuk kebutuhan jangka panjang dengan tujuan utama mendapatkan keuntungan lebih," kata Septriana.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan investasi pada entitas yang tidak jelas legalitas dan pengawasannya.

"Apabila menemukan penawaran investasi yang tidak jelas, Anda perlu memastikan bahwa entitas tersebut beserta investasi yang ditawarkan memiliki izin yang sah dari otoritas yang berwenang atau tidak melalui https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/AlertPortal/Negative," paparnya.

Koordinator Informasi dan Komunikasi Perekonomian Satu, Kemenkominfo, Eko Slamet Riyanto juga mengatakan bahwa meski di tengah pandemi COVID-19, jumlah investor Pasar Modal Indonesia tetap meningkat pesat.

"Jumlah investor Pasar Modal Indonesia sesuai dengan data yang tercatat di KSEI per tanggal 29 Desember 2020 naik lebih dari 50 persen menjadi 3.871.248 dari sebelumnya 2.484.354 pada akhir tahun 2019", jelasnya.

Eko menerangkan dalam tiga tahun terakhir pertumbuhan investor pasar modal Indonesia didominasi kalangan anak muda terutama generasi milenial dan Gen-Z.

"Pertumbuhan terbesar ada dari investor di bawah usia 25 tahun, kemudian pertumbuhan tertinggi berikutnya adalah investor di antara 26 sampai 30 tahun," katanya.

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu