Rahmah

Cerdas! Begini Cara Mudah Abu Nawas Bikin Rumah Sempit Jadi Luas

Lelaki tersebut datang kepada Abu Nawas dan mengeluhkan bahwa rumah mereka terasa sempit dengan anggota keluarganya yang sangat banyak tersebut.


Cerdas! Begini Cara Mudah Abu Nawas Bikin Rumah Sempit Jadi Luas
Ilustrasi Abu Nawas (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO  Abu Nawas dikenal sebagai penyair cerdik yang memiliki selera humor tinggi. Meskipun tingkahnya yang nyeleneh, tetapi Abu Nawas merupakan seorang yang cerdas.

Hingga kini, banyak kisah-kisah lucu Abu Nawas yang mampu mengocok perut bagi setiap orang yang membacanya. Seperti kisah Abu Nawas yang dikutip dari NU Online ini.

Suatu waktu, Abu Nawas dan keluarga kecilnya mengalami krisis ekonomi. Setelah berhasil menjual ekor keledai kesayangannya, kali ini dia berniat untuk menjual beberapa ekor angsa miliknya.

baca juga:

Akan tetapi, Abu Nawas tidak mau menjual keledai  yang tinggal beberapa ekor saja. Kendati tidak sedikit yang menginginkannya.

Sesampainya di pasar, Abu Nawas duduk-duduk sejenak bersama angsanya itu. Si penyair cerdik ini istirahat di bawah pohon yang cukup rindang.

Saat matanya sudah hampir terlelap, Abu Nawas dikagetkan dengan seseorang yang tidak dikenal mendekati dirinya. Ternyata orang tersebut menginginkan hewan peliharaan Abu Nawas.

"Wahai Tuan, erapa harga keledaimu?" tanya orang itu kepada Abu Nawas.

"Maaf pak, saya ini mau jual angsa, bukan keledai," jelas Abu Nawas.

"Hmm.. Aku tidak bertanya kepadamu, aku bertanya kepada angsamu," seloroh orang itu yang ternyata hanya ingin ngetes kecerdikan Abu Nawas.

Dalam kisah yang lain, diceritakan dalam sebuah desa di mana Abu Nawas tinggal, terdapat seorang laki-laki dengan isteri dan kedelapan anak-anaknya. Lelaki tersebut datang kepada Abu Nawas dan mengeluhkan bahwa rumah mereka terasa sempit dengan anggota keluarganya yang sangat banyak tersebut.

Karena ingin permasalahannya itu selesai, ia sangat ingin mendengarkan saran dari Abu Nawas. Dengan begitu, secara seksama, ia melaksanakan setiap saran yang diberikan oleh Abu Nawas.

Pada mulanya, Abu Nawas memberi saran kepada lelaki tersebut untuk membeli domba, beberapa unggas, dan anak unta untuk ditempatkan di dalam rumahnya. Lelaki itu tidak membantah, tanpa pikir panjang, ia segera membelikan beberapa hewan tersebut.

Namun setelah secara bertahap dibelikan, lelaki tersebut justru menyampaikan kepada Abu Nawas bahwa kondisinya jauh lebih buruk dibanding keadaan sebelumnya.

Setelah itu, Abu Nawas pun kembali menyarankan agar hewan-hewan tersebut secara bertahap dijual. Setelah semua hewan di rumahnya dijual, lelaki dan keluarganya merasa lega karena rumahnya kembali terasa luas.

"Wahai Tuan, batas sempit dan luas itu berada dalam pikiranmu. Jika engkau selalu bersyukur atas nikmat Tuhan, maka Tuhan akan mencabut kesempitan dalam hati dan pikiranmu," jelas Abu Nawas kepada lelaki tersebut. []