Olahraga

Cek Persiapan Piala Dunia U-20, PSSI Kunjungi Empat Lapangan Pendamping


Cek Persiapan Piala Dunia U-20, PSSI Kunjungi Empat Lapangan Pendamping
Ketua umum PSSI, Mochammad Iriawan meninjau empat dari lima lapangan pendamping yang akan digunakan untuk Piala Dunia U-20 2021 (AKURAT.CO/Wijayanti)

AKURAT.CO, Ketua umum PSSI, Mochammad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule meninjau empat dari lima lapangan pendamping yang akan digunakan sebagai tempat latihan tim-tim dunia yang akan berlaga di ajang Piala Dunia U-20 tahun 2021di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (8/2).

Sebagaimana diketahui, Kota Solo menjadi salah satu kota yang ditunjuk sebagai venue perhelatan akbar dunia sepak bola itu. Venue pertama yang dikunjungi Ketum PSSI bersama rombongan, termasuk Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria adalah Stadion Sriwedari.

Di tempat yang merupakan Monumen PON I ini, mereka melakukan pengecekan secara menyeluruh. Mulai dari lapangan sepakbola yang ada, kamar ganti pemain hingga kamar mandi.

Setelah sempat bertanya satu dua hal terkait kondisi Stadion Sriwedari kepada Ketua Askot Solo, Paulus Haryoto, Iwan Bule beserta rombongan pun melanjutkan tinjauan ke tiga lokasi lainnya. Yakni Lapangan Kotabarat, Lapangan Karangsem dan Sriwaru.

"Sebelum Solo kami sudah meninjau yang ada di Jogja. Sama seperti di sana, di Solo kami melihat kesiapan lapangan pendamping latihan pemain Piala Dunia U-20 dan Stadion Manahan sebagai tempat utama  pertandingan," ujar Iwan.

Ia menambahkan, setelah mengunjungi empat lapangan pendamping di hari pertama, dirinya bersama rombongan akan mengecek satu lapangan pendamping lainnya, yakni Lapangan Banyuanyar dan Stadion Manahan yang akan menjadi venue pertandingan pada Minggu (9/2).

Terkait hasil kunjungannya di hari pertama, Iwan mengatakan untuk Stadion Sriwedari tidak terlalu banyak membutuhkan renovasi. Hanya diperlukan beberapa perbaikan seperti penggantian rumput agar sesuai standar FIFA serta perbaikan beberapa fasilitas penunjang. Seperti ruang ganti pemain dan kamar mandi.

"Fasilitas yang ada sudah lengkap hanya tinggal diperbaiki agar sesuai standar FIFA. Hasil tinjauan ini akan kami sampaikan ke FIFA," kata Iwan.

"Setelah selesai saya ke Surabaya untuk melakukan hal sama melakukan pengecekan Stadion Bung Tomo dan lapangan pendamping."

Sedangkan di tiga lapangan lainnya dibutuhkan banyak perbaikan. Mulai dari pelebaran lapangan yang belum ideal, pemasangan pagar penutup, pembuatan kamar mandi dan kamar ganti pemain serta penggantian rumput.[]

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co