News

Cegah Peran Besar Calo TKI, Kemenaker Bikin LTSA

Kementerian Tenaga Kerja membangun 45 unit Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) untuk TKI


Cegah Peran Besar Calo TKI, Kemenaker Bikin LTSA
Sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia mengikuti senam dan berjemur di bawah sinar matahari saat menjalani karantina di Pangkalan Udara Militer (Lanud) Soewondo Medan, Sumatera Utara, Sabtu (11/4/2020). Sebanyak 513 TKI yang berasal dari berbagai daerah di Sumut dan sekitarnya yang menjalani proses karantina COVID-19 sementara tersebut saat ini kondisi kesehatannya baik dan tidak ada menunjukan gejala infeksi seperti demam, batuk dan sesak nafas. (AKURAT.CO/ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

AKURAT.CO Kepercayaan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di daerah-daerah kepada calo masih cukup tinggi. Para pencari kerja di luar negeri itu mempercayakan calo mengurusi proses keberangkatannya. Jalan pintas menjadi pilihan. Para pencarian kerja itu pergi melalui jalur ilegal.

Untuk meminimalisasi peran calo TKI itu, Kementerian Tenaga Kerja membangun 45 unit Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) untuk TKI. Enam diantaranya ada di Provinsi NTB. Keenam LTSA itu berada di Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, Sumbawa, Bima, dan tingkat Provinsi NTB.

Banyaknya LTSA di pulau bergelar seribu masjid itu lantaran provinsi NTB dikenal sebagai salah satu daerah penyuplai TKI terbesar di Indonesia. Dengan keberadaan LTSA itu, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah berharap dapat mengurangi TKI ilegal. 

baca juga:

"Serta menghindarkan masyarakat dari bujuk rayu calo penempatan pekerja migran," katanya dalam keterangannya Sabtu 20/2/2022.

Dia berharap kehadiran LTSA itu memudahkan calon TKI mengurusi proses keberangkatannya ke negara tujuan. Sehingga mereka pergi dengan dokumen yang lengkap dan resmi. Dengan begitu, jumlah TKI ilegal juga makin kecil, resiko di negara tujuan bisa dikurangi sekaligus mempersempit ruang gerak calo TKI.

“Kita berharap masyarakat jangan memilih cara yang instan, pakailah cara sesuai prosedur, karena pemerintah hadir untuk mempermudah masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri,” pungkasnya.

Dia menambahkan, LTSA memberikan layanan yang cepat, mudah, murah, dan aman bagi calon TKI atau pekerja migran. Selain itu juga meningkatkan pelindungan bagi pekerja migran dan keluarganya. layanan LTSA juga mengintegrasikan layanan dari berbagai instansi yang terlibat dalam proses migrasi.

Ada tujuh desk ayanan dalam LTSA itu. Yakni desk ketenagakerjaan, desk dukcapil, desk imigrasi, desk kesehatan, desk kepolisian, desk BPJS Ketenagakerjaan, dan desk BP2MI dan desk perbankan.

"LTSA ini adalah salah satu cara kita untuk memberikan perlindungan kepada pekerja Calon PMI dan PMI kita, mulai dari daerah asal sampai nanti kembali ke daerahnya,” tuturnya.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu