News

Cegah Penyebaran Varian Omicron, Menlu Dorong Kesetaraan Vaksinasi Global

WHO melaporkan varian Omricon telah terdeteksi di 45 negara


Cegah Penyebaran Varian Omicron, Menlu Dorong Kesetaraan Vaksinasi Global
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi (Dok. Kemlu)

AKURAT.CO- Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mendorong kesetaraan vaksinasi global untuk mengantisipasi penularan varian virus Covid-19 terbaru, Omicron.

“Kita hanya memiliki kurang dari empat minggu hingga akhir tahun, dan saat ini kita menghadapi varian baru, Omicron. Hal ini mengingatkan kita tentang bahayanya menunda kesetaraan vaksin, dan pentingnya peningkatan upaya untuk segera mewujudkan kesetaraan vaksin bagi semua,” tutur Retno. 

Hal itu disampaikan Retno saat memimpin pertemuan COVAX Advance Market Commitment Engagement Group (AMC EG) yang berlangsung secara virtual, Senin (6/12/2021). 

Dalam pertemuan tersebut, Menlu RI bersama Menkes Ethiopia Lia Tadesse dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada Harjit Sajjan memimpin dua sesi pertemuan yang membahas perkembangan varian Omicron, dan capaian serta tantangan yang dihadapi COVAX dalam satu tahun terakhir. 

Terkait perkembangan Omicron, perwakilan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan bahwa varian Omricon dilaporkan telah terdeteksi di 45 negara. 

Meskipun sebagian besar kasus berasal dari mereka yang kembali dari perjalanan, terdapat beberapa negara yang melaporkan transmisi lokal dan mulai terbentuknya cluster lokal.Hingga saat ini WHO belum menerima laporan tentang adanya kasus kematian akibat varian Omicron. 

"Dari data yang ada saat ini, masih belum bisa disimpulkan apakah varian Omicron lebih menular atau membawa dampak lebih parah dari varian Delta, menurut WHO. Sambil menunggu penelitian lebih lanjut terhadap varian baru ini, negara-negara diimbau untuk terus melakukan langkah antisipasi melalui protokol kesehatan ketat, peningkatan pengujian dan pelacakan, serta percepatan vaksinasi," terang Retno. 

Retno menegaskan bahwa sampai saat ini, vaksin Covid-19 masih menjadi solusi yang efektif untuk melawan dan melindungi diri dari varian virus corona yang dominan sekalipun, seperti varian Delta dan Omicron. 

Menurut WHO, salah satu upaya untuk mencegah varian omicron adalah dengan mendapatkan vaksinasi hingga dosis penuh agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga. 

Selain itu, WHO juga menyarankan tindakan lain yang dinilai cukup melindungi diri dari varian virus corona adalah dengan melakukan langkah-langkah yang dapat mengurangi penyebaran Covid-19, seperti menerapkan etika batuk dan bersin, memakai masker, mencuci tangan, social distancing atau menjaga jarak fisik minimal satu hingga dua meter dan menghindari keramaian.[]