Lifestyle

Cegah Luka, Pemerintah Optimalkan Jarum Suntik 'Smart Syringe' untuk Vaksinasi

Pemerintah tengah optimalkan vaksinasi untuk usia 6 - 11 tahun


Cegah Luka, Pemerintah Optimalkan Jarum Suntik 'Smart Syringe' untuk Vaksinasi
Ilustrasi dokter menyuntikkan vaksin Sinovac kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (14/1/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pemerintah tengah mengoptimalkan vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun.

Ditengah optimalisasi tersebut, masih saja muncul kekhawatiran akan jarum suntiknya.

Melihat celah kekhawatiran tersebut, maka PT Oneject Indonesia (Oneject) kemudian mensosialisasikan produk terbarunya, Produk itu yakni Smart Syringe (Auto Disable Syringe + Safety Needle) yang merupakan produk  inovasi berteknologi tinggi.

baca juga:

Jahja Tear Tjahjana selaku Direktur Utama PT Oneject Indonesia menjelaskan bahwa jarum suntik Smart Syringe yaitu sejatinya adalah perpaduan antara Oneject Auto Disable Syringe dan Oneject Safety Needle.

Jadi, jarum suntik tersebut memberikan keamanan maksimal untuk pasien dan tenaga medis.

"Saat ini produk Oneject Smart Syringe telah memenuhi Tingkat Kandungan produk Dalam Negeri (TKDN) sampai 60 persen, dari Kementerian Perindustrian," kata Jahja Tear di Jakarta belum lama ini.

Jadi, setelah melakukan proses penyuntikan, piston akan terkunci dan rusak secara otomatis.

Sehingga menjadikan suntikan tidak dapat digunakan dan alat suntik akan terlindungi.

"Dengan demikian alat suntik yang ini, tidak akan melukai tenaga medis,” jelas Jahja Tear.

Seperti diketahui, banyak penelitian menemukan akibat penggunaan jarum suntik yang tidak aman, dapat memberi resiko sangat tinggi, baik bagi pasien maupun juga bagi para pekerja medis. 

Mengutip dari Alomedika rupanya setiap tahun, banyak petugas kesehatan yang terpapar needle stick injury atau luka akibat tertusuk jarum.

Nah, luka akibat tusukan jarum ini beresiko memaparkan petugas kesehatan terhadap berbagai patogen seperti HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C.

Sekedar info, Oneject rupanya berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Pemerintan Daerah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Vaksinasi Covid-19.

Targetnya adalah anak usia 6-11 tahun dan diperuntukan bagi 223.175 anak dari seluruh Kota Bandung, yang berasal dari 438 Sekolah Dasar (SD) dan 31 Madrasah Ibtidaiyah (MI).[]