Lifestyle

4 Cara Cegah Kekerasan Seksual, Salah Satunya Harus Merekam Kejadian

4 Cara Cegah Kekerasan Seksual, Salah Satunya Harus Merekam Kejadian
Ilustrasi mencegah kekerasan seksual terhadap perempuan (pexels.com)

AKURAT.CO Peduli perempuan memerlukan perhatian serius dari masyarakat. Bukan hanya satu pihak, namun semua orang harus bergerak untuk cegah kekerasan seksual. Tingkatkan kepekaan dan kepedulian kamu terhadap kasus kekerasan seksual terhadap perempuan.

Jika kamu mengalami hal serupa, sebaiknya kamu segera melapor kepada pihak berwajib. Jangan sungkan untuk lapor dan jangan takut untuk bercerita tentang pengalaman buruk yang sudah kamu alami. Jangan biarkan kasus kekerasan seksual terus menerus terjadi di Indonesia.

Cegah kekerasan seksual

Biasanya kasus pelecehan sosial  direkam dan dijadikan bukti untuk dilaporkan ke pihak berwajib. Namun masih banyak kasus yang tidak terekspos di media sosial, sehingga sulit untuk mencari bukti dan laporannya. 

baca juga:

Saat ini, banyak pelecehan seksual yang terjadi di tempat umum. Pelecehan yang terjadi berupa perasaan tidak nyaman pada korban dan mengarah ke ranah seksual.

Seperti catcalling, menggesek anggota tubuh yang sensitif, hingga meraba-raba anggota tubuh. Bukan hanya di tempat sepi, sekarang sering banyak kasus seperti itu di ruang publik.

Banyak orang yang belum mengerti, harus melakukan apa saat melihat seseorang yang mendapatkan perlakukan tersebut di tempat umum.

Mungkin saja dia juga bingung karena banyak pertimbangan tentang dampaknya yang akan diterima. Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (26/1/2023), berikut cara cegah kekerasan seksual yang kamu lihat secara langsung terhadap seseorang yang menjadi korban pelecehan.

1. Alihkan perhatian korban pelecehan

Saat kamu melihat secara langsung seseorang yang bertindak tidak sopan kepada perempuan, cobalah untuk mengalihkan perhatian korban. Cegah kekerasan seksual dengan cara alihkan perhatian pelaku. Kamu bisa melakukannya dengan sekadar bertanya hal sederhana agar pelaku tidak melakukannya lagi.

Selain itu kamu juga bisa berpura-pura menjadi orang yang dikenal korban dan mengajaknya untuk ke tempat yang lebih aman. Rata-rata korban pelecehan tidak bisa berpikir jernih atau terlalu syok dengan yang dialaminya. Jadi, lebih baik kamu cegah kekerasan seksual secara hati-hati untuk melindungi korban.