Tech

Cegah Kecurangan Identitas, Teknologi FR Hadir dalam Pelaksanaan Seleksi Calon Anggota KPU

Proses verifikasi registrasi peserta tidak bisa dimanipulasi.


Cegah Kecurangan Identitas, Teknologi FR Hadir dalam Pelaksanaan Seleksi Calon Anggota KPU
Penerapan teknologi Face Recognition (AR). (Dok. Dukcapil Mendagri)

AKURAT.CO Untuk mencegah adanya kecurangan yang bersumber dari pemalsuan identitas, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) menghadirkan teknologi Face Recognition (FR).

Teknologi ini digunakan untuk proses registrasi peserta seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar berjalan secara jujur dan transparan.

"Dengan teknologi FR, maka dapat dipastikan proses verifikasi saat registrasi peserta tidak dapat dimanipulasi karena langsung terkoneksi dengan database KTP-el," kata Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, dilansir dari laman resmi Dukcapil Kemendagri.

Zudan juga mengatakan bahwa penerapan teknologi FR merupakan dukungan nyata terhadap pelaksanaan seleksi yang tengah berlangsung tersebut.

"Kami mendukung penuh proses pelaksanaan seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu berjalan lancar, transaparan, dan jujur," ujarnya.

Senada dengan Zudan, Ketua Tim Seleksi, Juri Ardiantoro menjelaskan, melalui penggunaan FR tersebut, Tim Seleksi ingin memastikan bahwa setiap peserta yang masuk ke ruang ujian telah terdaftar dan lulus seleksi administrasi.

"Setiap peserta yang mau masuk ruangan, ada monitor yang bisa menampilkan muka mereka dan kemudian dipindai, di-scan, dan akan keluar identitasnya sesuai yang ada di KTP-el," ujar Juri. 

Penerapaan teknologi FR mendapatkan apresiasi oleh berbagai pihak. Direktur Politik Dalam Negeri Kemendagri, Syarmadani, mengaku dirinya bahagia dan bangga atas hadirnya teknologi FR yang dimiliki Dukcapil.

"Dengan bahagia dan bangga, kami menyatakan sangat terbantu dengan teknologi dari Ditjen Dukcapil Kemendagri. Khususnya face recognition maupun alat pendukung lainnya dalam memverifikasi peserta. Kami juga sudah lama mendengar bahwa ini memang salah satu unggulan layanan Dukcapil," ujar Syarmadani.