Lifestyle

Cegah Hipertensi Saat Lebaran, Yuk Perhatikan Konsumsi Makanan

Selama Lebaran, penderita hipertensi wajib menjaga pola makan. Pilih dan perhatikan porsi makanan, dan lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin


Cegah Hipertensi Saat Lebaran, Yuk Perhatikan Konsumsi Makanan
Ilustrasi - Cegah hipertensi, pentingnya menjaga tekanan darah selama Lebaran (Freepik/rawpixel.com)

AKURAT.CO  Penting untuk selalu menjaga pola makan selama momen Lebaran. Meskipun beragam makanan lezat tersedia, penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) wajib untuk memperhatikan konsumsi makanan selama momen Lebaran.

Jika diabaikan, hipertensi bisa berkembang menjadi penyakit jantung dan stroke. 

Ada beberapa cara untuk membantu menurunkan tekanan darah. Namun, hal utama yang perlu diperhatikan adalah mengontrol makanan.

baca juga:

Dokter Spesialis Gizi Klinik Juwalita Surapsari menyarankan untuk membuat rencana atau daftar yang ingin dimakan setiap hari selama Lebaran. 

"Jika tidak bisa dihindari, maka kurangi makanan berkolesterol tinggi dengan memakan hanya satu saja hidangan jenis ini. Misalnya hanya makan opor ayam di hari pertama Lebaran, tanpa semur daging, dan rendang di satu hari yang sama," kata Dokter Spesialis Gizi Klinik Juwalita Surapsari kepada AKURAT.CO, dikutip Sabtu (30/4/2022). 

Selain itu, batasi makanan yang mengandung gula, garam, dan karbohidrat olahan. Hindari  gorengan dan daging merah yang dimasak terlalu lama karena mengandung lemak jenuh tinggi.

Pilih makanan kaya omega-3, dan perbanyak konsumsi buah-buahan, atau sayuran sebagai lalapan agar asupan serat tercukupi. Juwalita juga berpesan untuk selalu menjaga porsi makanan.

"Tetap nikmati makanan khas Lebaran secukupnya," pesannya. 

Meskipun momen Lebaran adalah waktu untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga dan kerabat, sempatkan diri untuk berolahraga minimal 30 menit.

Kamu akan secara alami merasa lebih baik saat berolahraga karena dapat membuat jantung lebih kuat.

Jantung yang sehat dan kuat tidak perlu bekerja lebih keras dalam memompa darah sehingga tekanan darah menjadi lebih terkendali

Hal terakhir yang tidak boleh dilupakan adalah selalu memeriksa tekanan darah secara teratur, terutama untuk kamu yang berusia di atas 40 tahun.

Ketika tekanan darah terlalu tinggi, kamu mungkin merasa lelah, mengalami sakit kepala, dan kecemasan.

Tidak perlu ke rumah sakit atau dokter, kamu dapat memeriksa tekanan darah secara mandiri menggunakan alat tensi digital.

Pemeriksaan rutin ini bukan hanya ditujukan kepada penderita hipertensi.

Orang-orang yang belum pernah didiagnosis hipertensi disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin, khususnya pada momen Lebaran.[]