News

KPK Cecar Supervisor Gas Pertamina, Soal Pengeluaran Dana Pembelian LNG

KPK Cecar Supervisor Gas Pertamina, Soal Pengeluaran Dana Pembelian LNG
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO, Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah rampung memeriksa SPV Gas PT Pertamina Nanang Untung pada Rabu (5/10/2022). Nanang diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina pada 2011 sampai 2021.

"Didalami lebih lanjut mengenai prosedur hingga pengeluaran biaya untuk pengadaan LNG dimaksud," kata Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (6/10/2022).

Meski begitu Ali enggan merinci jumlah total uang yang dikeluarkan tersebut. Namun Ali menyampaikan Nanang juga didalami terkait proses pembahasan pengadaan LNG pada Pertamina.

baca juga:

"Dikonfirmasi antara lain terkait dengan adanya pembahasan untuk dilakukannya pengadaan LNG di PT PTMN (Pertamina) tahun 2011-2021," ucap Ali.

KPK memasukkan kasus dugaan rasuah dalam proses jual beli LNG di PT Pertamina sebagai prioritas. Kasus itu harus diselesaikan karena menyangkut masalah sumber daya alam (SDA).

Pimpinan KPK saat ini tidak mau SDA Indonesia menjadi ladang korupsi. Pengusutan kasus korupsi LNG di PT Pertamina dipastikan bakal dibarengi dengan upaya pemulihan aset negara yang maksimal.

KPK menduga dugaan rasuah pengadaan LNG di PT Pertamina berlangsung selama sepuluh tahun. Dugaan korupsi itu dimulai pada 2011 hingga 2021.

KPK mencegah empat orang yang diyakini punya andil besar dalam kasus ini agar tidak ke luar negeri.Adapun yang dicegah ke luar negeri  Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan. Kasus dugaan korupsi pembelian LNG di Pertamina ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp2 triliun. Kasus itu sebelumnya diusut Kejaksaan Agung.

KPK sudah menargetkan kasus tersebut sejak tahun 2019. Kejagung disebut juga sudah menyelesaikan penyelidikan kasus dan bakal menaikan ke tahap penyidikan. Lewat koordinasi antar kedua penegak hukum itu, kasus itu saat ini ditangani oleh KPK.[]