Lifestyle

CDC Beberkan Kiat Kendalikan Asma di Kala Pandemi

CDC mengingatkan pada penderita asma untuk tetap memperhatikan penyakitnya di kala pandemi


CDC Beberkan Kiat Kendalikan Asma di Kala Pandemi
Ilustrasi asma

AKURAT.CO, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) membagikan sejumlah kiat bagi para penderita asma di masa pandemi.

Mengutip dari laman resminya, Rabu (03/03/2021). CDC mengatakan sangat penting bagi para pengidap asma untuk mengendalikan asma dengan mengikuti "rencana tindakan asma" untuk gejala ringan hingga berat. Kemunculan gejala dan pemicu asma biasanya sudah sangat dikenali oleh pengidap kondisi tersebut. Jika sudah mengenal, hindari pemicu asma Anda.

CDC menyarankan untuk terus melanjutkan pengobatan saat ini, termasuk inhaler yang mengandung steroid (“steroid” adalah kata lain untuk kortikosteroid). Ketahui cara menggunakan inhaler Anda, dan jangan menghentikan pengobatan apa pun atau mengubah rencana perawatan asma tanpa berbicara dengan penyedia layanan kesehatan.

baca juga:

"Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan, firma asuransi, dan apoteker Anda tentang membuat pasokan darurat obat resep, seperti inhaler asma. Pastikan Anda memiliki obat dan persediaan non-resep selama 30 hari untuk berjaga-jaga jika Anda harus tinggal di rumah untuk waktu yang lama," kata lembaga tersebut.

Salah satu pemicu yang awam bagi para penderita asma adalah kecemasan dan stres. Terlebih, dengan semakin banyaknya kasus COVID-19 yang ditemukan dan berbagai tindakan untuk memerangi penyebaran penyakit, wajar jika sebagian orang merasa khawatir atau stres.

"Emosi yang kuat bisa memicu serangan asma. Ambil langkah-langkah untuk membantu diri Anda sendiri mengatasi stres dan kecemasan," kata CDC.

CDC mengatakan bahwa disinfektan apa pun juga dapat memicu serangan asma. Jika Anda menderita asma, mintalah orang dewasa tanpa asma untuk membersihkan dan mendisinfeksi permukaan dan benda untuk Anda.

Tinggallah di ruangan lain saat pembersih atau disinfektan tengah dan setelah digunakan.

"Buatlah daftar perawatan darurat atau fasilitas kesehatan di dekat Anda yang menyediakan perawatan nebulizer / asma. Dekatkan dengan ponsel Anda. Jika Anda mengalami serangan asma, menjauhlah dari pemicunya seperti disinfektan atau area yang didesinfeksi," kata CDC.

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu