News

Catat! Ini Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi

PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta akan memberlakukan jadwal baru keberangkatan KA Pangrango.


Catat! Ini Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi
PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta akan memberlakukan jadwal baru keberangkatan KA Pangrango untuk melayani masyarakat yang akan bepergian dari Stasiun Bogor Paledang-Sukabumi. Kebijakan ini akan mulai berlaku per hari ini, Selasa (17/5/2022). (Dok. Istimewa)

AKURAT.CO PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta akan memberlakukan jadwal baru keberangkatan KA Pangrango untuk melayani masyarakat yang akan bepergian dari Stasiun Bogor Paledang-Sukabumi. Kebijakan ini akan mulai berlaku per hari ini, Selasa (17/5/2022).

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menjelaskan, KA Pangrango akan dioperasikan sebanyak tiga kali perjalanan pulang-pergi (PP) setiap harinya dengan relasi Stasiun Bogor Paledang sampai Stasiun Sukabumi.

"Dan melayani naik turun penumpang di sejumlah stasiun pemberhentian lainnya seperti, Stasiun Batutulis, Maseng, Cigombong, Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Karangtengah, Cisaat, dan Sukabumi,” jelas Eva dalam keterangannya, Selasa (17/5/2022).

baca juga:

Eva juga memaparkan jumlah penumpang yang telah melakukan perjalanan dengan KA Pangrango ini yakni sebanyak 77.143 penumpang. Angka tersebut terhitung sejak mulai dimulai beroperasi kembali pada 10 April 2022 hingga 16 Mei 2022.

Lebih lanjut, kata dia, rangkaian KA Pangrango terdiri dari dua kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi. Tarif tiket KA Pangrango untuk kelas eksekutif Rp80 ribu dan kelas ekonomi yakni Rp40 ribu.

"Penumpang diarahkan melakukan pembelian tiket melalui KAI Access yang dapat dilakukan hingga 60 menit sebelum keberangkatan,” paparnya.

Eva juga menyampaikan, perjalanan dengan KA Pangrango tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah melalui SE Kemenhub Nomor 39 tahun 2022.

Adapun beberapa persyaratan yang tertera dalam menaiki KA ini yakni seperti wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama, tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen maupun RT-PCR, dan penumpang dengan usia dibawah enam tahun tidak diwajibkan surat vaksin atau antigen, namun diwajibkan bagi pendampingnya untuk memenuhi beberapa persyaratan perjalanan.

Selain itu, kata Eva, para penumpang juga harus memakai masker tiga lapis sesuai dengan standar yang ditentukan, menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan memastikan kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.