Tech

Catat, Ini Cairan yang Dibutuhkan untuk Merawat Mobil

Air wiper jadi salah satu cairan yang wajib dicek dan diganti secara rutin.


Catat, Ini Cairan yang Dibutuhkan untuk Merawat Mobil
Ilustrasi mesin mobil. (mitsubishi-motors.co.id)

AKURAT.CO, Salah satu manfaat melakukan perawatan rutin pada mobil yakni agar selalu dalam kondisi yang prima.

Oleh karena itu sebagai pemilik kendaraan, penting untuk melakukan perawatan rutin pada mobil. 

Disini kamu juga perlu mengetahui beberapa bagian kendaraan yang membutuhkan pengecekan secara rutin.

baca juga:

Salah satunya pada komponen dengan cairan terutama di bagian mesin. Pasalnya, perawatan komponen dengan cairan ini tidak hanya sekadar rutin mengganti oli mesin saja, tapi juga ada cairan lainnya yang perlu dilakukan penggantian secara rutin. 

Lalu, cairan apa saja yang wajib secara rutin dilakukan pengecekan dan juga dilakukan penggantian? Melansir dari laman Mitsubishi, setidaknya ada 6 cairan yang perlu kamu perhatikan. 

Oli gardan

Tidak jarang pemilik mobil sering lupa melakukan penggantian oli gardan (differential) yang hanya ada pada mobil penggerak roda belakang atau empat roda.

Padahal, terdapat komponen gir pada mobil yang berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin ke poros roda. Komponen ini dapat terletak di dalam transmisi atau terpisah dengan transmisi.

Oli gardan diperlukan agar penghubung antara transmisi dan gardan menjadi lebih halus serta bebas hambatan dan juga meningkatkan kinerja mesin.

Untuk waktu penggantian oli gardan sendiri disarankan dilakukan pada saat mobil sudah menempuh jarak antara 50 ribu sampai 80 ribu kilometer.

Kemudian, kamu juga perlu memperhatikan kekentalan oli gardan. Sebaiknya, sesuaikan penggunaan oli gardan sesuai dengan yang dianjurkan di buku manual kendaraan.

Oli transmisi

Selain oli gardan, jangan lupakan juga oli transmisi. Mengingat kegunaan oli transmisi ini sangatlah vital, yaitu untuk melumasi bagian mekanis di dalam sistem transmisi. Kalau oli mesin memiliki fungsi utama untuk mengurangi gesekan antar komponen dalam mesin, maka oli transmisi merupakan pelumas yang digunakan pada sistem transmisi.

Oleh karenanya, baik pada mobil bertransmisi manual ataupun otomatis tentunya perlu perawatan berkala. 

Secara umum, oli transmisi pada mobil manual akan lebih sering diganti daripada mobil dengan transmisi otomatis. Biasanya  penggantian oli transmisi manual dilakukan setiap 10.000 km.

Sementara, pada mobil bertransmisi matik, akan dilakukan pengecekan oli transmisi setiap 20.000 km. Jika ditemukan kekurangan pada oli transmisi, sebaiknya segera ditambah untuk menghindari terjadinya kerusakan pada sistem transmisi.

Oil Power Steering

Bagi kendaraan yang sudah menggunakan teknologi power steering dengan fluida, penting untuk memperhatikan warna dan jumlah oil power steering.

Oli ini berfungsi untuk membantu memberikan tenaga dalam memutar steering wheel. 

Kurangnya oli power steering dapat membuat setir terasa berat saat diputar. Apabila oli power steering berkurang pada penampungan (reservoir), lakukan pengecekan apakah ada kebocoran pada jalur steering atau tidak. Untuk mengantisipasi kerusakan lebih parah lagi.

Air Radiator

Mengecek air radiator merupakan hal yang perlu dilakukan sebelum memanaskan mesin mobil. Cek seberapa banyak air yang ada pada radiator mobil kamu.

Disini kamu juga mengeceknya dari wadah penampungan cadangan air radiator yang diletakkan terpisah dari radiator tersebut. Jika jumlahnya terlihat kurang, segera isi hingga batas yang disarankan, yaitu berada di posisi antara max dan minimum dari penampung air radiator.

Selain itu, pastikan juga untuk selalu mengikuti jadwal penggantian air radiator pada service booklet.

Guna menjaga performa sistem pendinginan mesin kendaraan.

Minyak rem

Minyak rem memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu untuk menyalurkan tenaga agar rem lebih pakem.

Ada beberapa klasifikasi minyak rem yang digunakan pada kendaraan, diantaranya DOT 2, DOT 3, atau DOT 4. Semakin tinggi angkanya, maka titik didih dan kualitasnya juga semakin tinggi.

Pastikan juga kamu menggunakan klasifikasi minyak rem yang sesuai dengan spesifikasi atau standar pabrikan mobil yang kamu miliki.

Air wiper

Bagian berikutnya yang wajib kamu cek dan ganti secara rutin adalah air wiper. Air wiper bekerja bersama komponen wiper untuk membersihkan kotoran yang menempel pada kaca depan mobil.

Apalagi pada saat kondisi musim hujan seperti sekarang ini, peran air wiper sangat penting. Jika air kaca kotor, maka visibilitas kamu saat berkendara akan terganggu karena kotoran berpotensi sulit dibersihkan.

Pastikan untuk tidak mengunakan air tanah atau air kimia sembarangan. Sebab, berpotensi dapat merusak motor penyemprot air wiper, karet wiper, dan kaca kendaraan.[]