Ekonomi

Cara Menghitung Harga Pokok Produksi untuk Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner menjadi salah satu bidang bisnis yang sepertinya tak akan pernah sepi.


Cara Menghitung Harga Pokok Produksi untuk Bisnis Kuliner
Pengrajin membuat tahu berbahan dasar kedelai di kawasan Depok, Jawa Barat, Rabu (25/8/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO  Bisnis kuliner menjadi salah satu bidang bisnis yang sepertinya tak akan pernah sepi.

Akan tetapi, untuk memulai bisnis kuliner, Anda harus memperhatikan biaya-biaya yang dibutuhkan. Salah satunya adalah harga pokok produksi.

Lalu, bagaimana cara menghitung harga pokok produksi makanan dan apa saja komponennya? Anda bisa simak ulasannya di bawah ini.

Apa Itu Harga Pokok Produksi?

contoh pembukuan warung sembako - Transaksi Keuangan Perusahaan - pemilik usaha muda menggunakan laptop untuk bekerja - cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil - cara menghitung laba bersih - Cara Menghitung Harga Pokok Produksi Makanan

Secara umum, harga pokok produksi dapat diartikan sebagai besaran biaya untuk produksi yang harus dikeluarkan pelaku usaha atau perusahaan dalam periode waktu tertentu. Hal itu biasanya berkaitan dengan biaya-biaya pengadaan barang untuk bahan baku, peralatan produksi, ataupun pendukung lainnya.

Ketika pelaku usaha atau perusahaan menemukan besaran harga pokok produksi, maka nantinya juga akan mudah untuk menentukan besaran harga produk yang akan dijual. Termasuk prediksi laba atau rugi dalam pembukuan usaha nantinya.

Pentingnya Harga Pokok Produksi

Lalu, mengapa harga pokok produksi sangat penting untuk sebuah usaha kuliner? Jawabannya adalah karena harga pokok produksi akan berdampak pada pembukuan bisnis.

Sumber: Gobiz