Ekonomi

Cara Menghadapi Serbuan Promo dan Diskon Belanja Besar-besaran

Cara dan tips untuk menghadapi diskon besar yang sebentar lagi akan datang.


Cara Menghadapi Serbuan Promo dan Diskon Belanja Besar-besaran
Diskon belanja online (ADORETHELIFE.COM)

AKURAT.CO Pada hari-hari perayaan, pusat perbelanjaan biasanya akan ramai-ramai memberi diskon dan promo besar-besaran.

Para shopaholic dan pemburu diskon sudah pasti menantikan dan tidak akan melewatkan momen menyenangkan ini. 

Tapi ada baiknya, meskipun berbelanja dengan diskon dan promo, pengelolaan keuangan kamu tetap terkendali. Jangan sampai kamu berbelanja dengan tidak bertanggung jawab dan merugikan finansial.

Untuk menghadapi diskon, kamu membutuhkan persiapan sebelum berbelanja, sikap yang benar ketika berbelanja serta memperhatikan keuangan setelah berbelanja.

Berikut adalah cara dan tips yang sudah dirangkum dari finansialku.com untuk menghadapi diskon besar yang sebentar lagi akan datang.

Sebelum Berbelanja

Untuk menghadapi diskon dan promo, kamu sudah harus melakukan persiapan sebelum berbelanja. Mengapa? Karena seringkali ketika berbelanja, kamu sudah lupa diri dan tidak ingat untuk mengontrol diri.

Hal yang perlu kamu lakukan sebelum berbelanja adalah menyusun anggaran, mencatat daftar belanja dan mengajak teman untuk belanja.

1. Membuat Anggaran

Membuat anggaran tentu sangat penting sebelum berbelanja. Anggaran harus dibentuk berdasarkan kemampuan dan kebutuhan kamu.

Anggaran ini adalah jumlah uang yang dapat kamu belanjakan setelah kamu menghitung pemasukan serta pengeluaran.

Anggaran ini tidak boleh melebihi pemasukan kamu. Selain itu, anggaran harus disusun setelah seluruh kebutuhan kamu dan keluarga terpenuhi.

2. Mencatat Daftar Belanja

Sebelum berbelanja, apabila pada musim diskon dan promo besar-besaran, ada baiknya kamu membuat daftar belanja. Daftar belanja ini merupakan barang-barang yang kamu butuhkan dan sembari ada diskon, kamu membelinya.

Jangan lupa untuk mengecek lagi barang yang kamu beli supaya tidak membeli barang ganda apalagi yang tidak tahan lama.

3. Mengajak Orang Lain

Jika kamu tahu bahwa kamu adalah seseorang yang berbelanja secara impulsif dan tidak dapat menahan diri, maka sebaiknya kamu mengajak orang lain untuk menemani kamu berbelanja.

Tentu orang yang diajak ini sebaiknya adalah mereka yang dapat menahan dan mengingatkan kamu untuk tidak lewat batas.

Dengan mengajak orang lain, akan ada yang mengingatkan kamu apabila barang sudah sesuai dengan catatan atau belanja sudah hampir melebihi anggaran.

Bonusnya, dengan berbelanja ditemani oleh teman, kamu akan mendapatkan second opinion, apalagi jika barang yang ingin kamu beli berhubungan dengan fesyen.

Pada Saat Berbelanja

Tidak sampai di situ, pada saat berbelanja pun, terdapat cara-cara pintar agar kamu dapat menahan diri untuk tidak berbelanja sembarangan. Cara itu adalah dengan membawa uang tunai dan cermat melakukan perbandingan.

1. Membawa Uang Tunai

Walaupun terdengar konyol, sebenarnya di era cashless ini, uang tunai dapat membantu kamu lebih berhemat. Karena berbelanja dengan kartu kredit atau hanya menggunakan dompet elektronik, akan membuat kamu tidak sadar berapa banyak yang telah dihabiskan untuk belanja.

Uang tunai pun akan dengan mudah disesuaikan dengan anggaran yang sebelumnya telah kamu susun. 

3. Cermat Melakukan Perbandingan

Pada saat diskon, hal yang sering dilakukan para konsumen adalah membeli secara buru-buru karena takut barang yang diinginkan habis terjual. Padahal cara ini akan merugikan kamu karena barang yang dibeli belum tentu sesuai.

Selain kualitas dan guna barang, kamu juga harus memastikan bahwa kamu telah mendapatkan barang dengan kualitas dan harga terbaik. Label diskon tidak berarti barang tersebut akan lebih murah dari harga normal.

Kamu pun harus tetap membandingkan harga sale dengan harga normal di platform lainnya. 

Setelah Berbelanja

Salah satu hal yang dapat kamu lakukan setelah berbelanja yang dapat membantu pengaturan keuangan adalah dengan mencatat pengeluaran.

Kumpulkan seluruh kwitansi dan bon pembelian kamu. Karena bukti tersebut akan membantu kamu menghitung anggaran untuk bulan berikutnya.

Selain itu, bukti pengeluaran tersebut dapat dijadikan bagian dari evaluasi diri.

Apabila kamu terlanjur berbelanja melebihi anggaran, maka kamu akan tahu berapa jumlah kelebihannya dan barang apa saja yang telah kamu beli. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co