Lifestyle

Cara Atasi Mental Turun Akibat PPKM seperti Dinar Candy

Berikut langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi dampak mental dan emosional kehilangan pekerjaan atau dirumahkan imbas dari aturan pemerintah


Cara Atasi Mental Turun Akibat PPKM seperti Dinar Candy
Dinar Candy (AKURAT.CO/Agussalim)

AKURAT.CO, DJ sensaional, Dinar Candy, nekat berbikini di pinggir jalan. Hal itu diketahui melalui akun Instagram pribadinya, sebagai bentuk protes PPKM yang terus diperpanjang sesedikit.

"Saya stres karena PPKM diperpanjang," begitu tulis papan yang dibawa Dinar Candy, yang tertangkap dalam video.

Dua video lain yang beredar di Internet menunjukkan Dinar Candy tengah berdiri di trotoar sambil mengangkat papan tersebut. Papan yang dibawa nyaris menutupi bagian depan tubuhnya. Namun dari samping, agak "bolong".

Memang diketahui, Dinar Candy sempat berkeluh kesah karena dirinya tak bisa meraih pendapatan dari manggung sebagai DJ, saat kebijakan PSBB diterapkan di Indoneisa. Bahkan, dirinya sempat melelang celana dalam dan bra bekasnya di Instgram, beberapa waktu lalu.

Lalu, kebijakan PPKM saat ini sama dengan PSBB, menutup tempat hiburan malam yang menjadi tempat Dinar Candy mendapatkan penghasilan dari hiburan malam.

Tak dipungkiri, ditutupnya tempat untuk bekerja di tengah pandemi Covid-19, memungkinkan kamu dan Dinar Candy, merasa seperti kehilangan identitas diri dan tujuan. Bisa juga merasa tak dihargai, marah, takut atau cemburu pada orang lain yang masih bisa bekerja.

Tak jarang juga, perasaan tak bisa bekerja membuat linglung, tak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Kemudian, berujung pada kekhawatiran bagaimana kelak mengurus diri sendiri dan keluarga.

Dilansir dari laman Huffington Post, kemungkinan sebagian orang yang kehilangan pekerjaan akan mengalami perubahan sifat dan tubuh mulai sakit-sakitan seperti sakit perut hingga migrain. Tidur malam pun jarang bisa nyenyak bahkan stres berkepanjangan.

Berikut sejumlah langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi dampak mental dan emosional karena kehilangan pekerjaan atau dirumahkan, imbas dari aturan pemerintah ini.

Terima kehilangan

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menerima bahwa perasaan kehilangan dan kecemasan karena tempat kerja tutup, ini normal. Dari sini, cobalah melangkah ke tahap selanjutnya untuk mengelola pikiran dan emosimu.

Ingatlah bahwa kamu manusia, yang bisa mencari jalan keluar ketika ada ancaman. Kamu bisa memberikan jeda; tarik napas dan tarik mundur sejenak guna memberi waktu menyadari apa saja hal baik yang telah serta bisa kamu lakukan dalam situasi tak bisa kerja itu.

Akui kesedihan

Saat kehilangan pekerjaan secara permanen ataupun sementara karena tempat kerja harus ditutup, kesedihan adalah salah satu emosi paling signifikan yang mungkin kamu rasakan.

Barangkali, sebagian sudah paham tahapan menerima kesedihan, biasanya saat momen duka akan kehilangan seseorang. Atasi perasaan duka atas kemungkinan kehilangan pekerjaan ini seperti mengatasi kehilangan seseorang.

Cari sumber dana lain

Saat kamu kesulitan memenuhi kebutuhan pokok harian akibat kehilangan pekerjaan, untuk sementara kamu bisa meminta bantuan ke komunitas setempat. Cari komunitas atau sumber daya di sekitarmu yang bisa mencukupi kebutuhan dasar sembari mencari pemasukan baru.

Di tengah situasi sulit ini, ada banyak jalan, seperti bantuan dari pemerintah setempat atau banyak pula inisiatif orang atau kelompok yang belakangan muncul dari masyarakat. Sambil, secepatnya cari peluang agar kamu mendapatkan sumber dana baru seperti kerja sampingan atau magang.

Fokus pada saat ini dulu

Coba untuk membawa pikiranmu ke kondisi terkini, fokus pada apa yang bisa kamu kendalikan saat ini saja. Alihkan pikiran dari kekhawatiran pada masa depan, ataupun kejengkelan masa lalu.

Lantas, cobalah untuk membimbing pikiranmu merencanakan langkah apa saja yang bisa dilakukan saat ini. Bisa memulai usaha baru, patungan membuka bisnis kecil-kecilan atau mengembangkan kemampuan juga hobi yang lama tak kamu tekuni untuk menghasilkan uang.

Tetap semangat, bosku![]