Lifestyle

Cara Cepat Alihkan Perhatian Anak dari Gadget

Jika anak sering memberikan atensi bermain gadget, anak bisa kecanduan gadget. Berikut langkah untuk mengurangi atensi anak bermain gadget


Cara Cepat Alihkan Perhatian Anak dari Gadget
Ilustrasi anak-anak menggunakan gadget (MIRROR.CO.UK)

AKURAT.CO, Banyak hal yang bisa dipelajari oleh anak melalui gadget, mulai dari bagaimana cara menari hingga cara membuat macam-macam prakarya.

Selain itu, gadget juga bisa menjadi sarana hiburan bagi anak, karena terdapat beragam gim yang bisa dimainkan.

Namun, jika anak sering memberikan atensi bermain gadget tanpa pengawasan, anak ia bisa kecanduan. Hal ini dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang dan kehidupan sosialnya.

Berikut Akurat.co sudah merangkum langkah-langkah yang bisa diterapkan untuk mengurangi atensi anak bermain gadget.

Jadilah contoh bagi anak

Anak kerap mengambil pelajaran dari lingkungan sekitarnya, tak terkecuali mengenai kebiasaan menggunakan gadget dari orang tuanya. Jika Ayah dan Bunda masih sering bermain gadget di depannya, Si Kecil juga akan meniru kebiasaan tersebut.

Jadi mulai sekarang, usahakan Ayah dan Bunda untuk tidak sibuk dengan gadget saat sedang bersama Si Kecil.

Beri Tahu Bahaya Menggunakan gadget terlalu lama

Ayah dan Bunda bisa membahas mengenai risiko terjadinya obesitas atau memakai kaca mata baca, jika Si Kecil sering duduk bermain gadget dan jarang bermain ke luar rumah. Jangan lupa, jelaskan padanya dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Lalu, juga menjelasan bahwa gadget dan internet bisa menjadi tempat yang berbahaya untuknya, apalagi dia juga bermain di media sosial.

Tidak masalah membahas mengenai orang jahat yang beraksi melalui media sosial, asalkan Bunda juga mendiskusikan bersama-sama bagaimana cara menghindari masalah tersebut, misalnya dengan menyepakati bahwa penggunaan gadget harus diawasi, tetapi tetap merasa aman dan tidak khawatir berlebihan.

Tetapkan wilayah bebas gadget di rumah

Ayah dan Bunda bisa menetapkan tempat-tempat bebas gadget di dalam rumah, misalnya ruang makan, ruang santai keluarga atau taman keluarga. Artinya, ketika berada di dalam ruangan ini, siapa pun tidak boleh menggunakan gadget. Pastikan Bunda dan Ayah juga menaati aturan ini.

Buat aktivitas menyenangkan bersama anak

Ketika sudah menetapkan wilayah bebas gadget, buatlah aktivitas menyenangkan agar pikiran Si Kecil teralihkan dari gadget di ruangan itu. 

Ayah dan Bunda bisa mengajaknya bermainn permainan manual seperti bermain kartu atau monopoli, memasak bersama, menggambar atau mewarnai bersama atau berkebun di pekarangan rumah.

Selain itu, ajaklah dia ke ruang terbuka hijau dekat rumah, supaya dia bisa berolahraga dengan teman-teman sebayanya.

Bila perlu, Ayah dan Bunda bisa mengundang anak-anak di lingkungan sekitar untuk berkunjung ke rumah dan bermain bersama Si Kecil.

Selain membuatnya lupa untuk memberiakan atensi pada gadget, cara ini bisa meningkatkan interaksi sosial Si Kecil.

Langkah-langkah di atas memang perlu Ayah dan Bunda lakukan untuk membatasi penggunaan gadget Si Kecil. Namun, usahakan untuk tidak memarahi atau meneriaki si Kecil saat ia sedang mengeyel.

Alih-alih memahami kebaikan Ayah dan  Bunda, si Kecil justru bisa mengalami trauma yang dapat mengganggu kesehatan mentalnya. Perlu diingat, Si Kecil belum tentu langsung setuju dan terbiasa soal ini. Jadi, Ayah dan Bunda memerlukan kesabaran ekstra untuk berkompromi dengannya.[]