Lifestyle

Ayah dan Bunda Wajib Ajari Anak Kata Terima Kasih dan Minta Tolong

Sopan santun soal mengucapkan "minta tolong" dan "terima kasih" bisa diajarkan kepada si Kecil sejak usia dini. Berikut cara-caranya


Ayah dan Bunda Wajib Ajari Anak Kata Terima Kasih dan Minta Tolong
Ilustrasi anak-anak tengah bermain (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Anak biasanya dianggap sebagai lembar kosong kertas putih. Sebab, si Kecil masih polos karena belum tahu bakal menjadi pribadi yang baik atau sebaliknya. 

Sebagai orangtua, tentu Ayah dan Bunda ingin memberikan yang terbaik untuk anak dan menjadikan si Kecil menjadi pribadi yang baik, seperti mengerti sopan santun karena tahu bagaimana meminta tolong dan berterima kasih saat mendapat bantuan.

Tahukah Ayah dan Bunda, ternyata sopan santun soal mengucapkan "minta tolong" dan "terima kasih" bisa diajarkan kepada si Kecil sejak usia dini. 

Berikut cara mengajarkan anak mengucapkan dan memahami kata "minta tolong" dan "terima kasih".

Jadilah contoh yang bagus

Anak-anak selalu meniru perilaku orangtuanya. Oleh karena itu, orangtua berperan penting bagi perkembangan perilaku anak. 

Bila perilaku orangtuanya buruk, maka anak-anak akan meniru perilaku tersebut. Sebaliknya, bila orangtua mempunyai perilaku yang baik, maka anak-anak akan berperilaku baik juga.

Jadi Ayah dan Bunda, seringlah untuk mengucapkan "terima kasih" ketika anak membereskan mainannya sendiri, ketika anak membantu Bunda memasak di dapur, bahkan ketika anak mengerjakan tugas kecil seperti membantu Ayah mengambikl laporan kerja atau membantu mengambilkan telepon genggam Ayah dan Bunda ketika telepon berdering.

Sama halnya dengan "terima kasih", alangkah baiknya jika Ayah dan Bunda membiasakan diri untuk mengucapkan kata "tolong", ketika Ayah dan Bunda meminta bantuan kepada anak. 

Niscaya, jika Ayah dan Bunda sering mengucapkan kata "terima kasih" dan "tolong", maka anak akan mengikuti kebiasaan tersebut.

Orangtua berterima kasih kepada kakek dan nenek

Ketika Ayah dan Bunda berterimakasih kepada orang tua Ayah dan Bunda secara rutin, maka secara otomatis Si Kecil akan meniru hal tersebut. 

Misalkan, ketika Bunda berterima kasih kepada nenek karena telah memasak untuk keluarga, maka Si Kecil cenderung akan meniru hal tersebut. 

Jika si kecil dapat bantuan, harus ucapkan terima kasih

Ketika Si Kecil berkeliling, tak jarang ia mendapat pujian dari orang-orang sekitarnya, seperti "Kamu cantik sekali", "Kamu lucu banget", "Kamu pintar banget sih".

Ketika mendapat pujian, ajarkan anak untuk menerima pujian tersebut dengan cara mengucapkan "terima kasih". Selain untuk mengajarkan sopan santun, kata "terima kasih" menunjukkan bentuk kerendahan hatinya.

Harus ucapkan minta tolong, ketika membutuhkan bantuan dari orang lain

Anak pasti bertemu banyak orang setiap harinya. Terkadang orang-orang tersebut memberikan bantuan kepada si Kecil. 

Contohnya, ketika anak pergi ke supermaket dan mau mengambil snack kesukaannya, terkadang ada orang dewasa yang membantunya.

Biasanya, anak-anak lupa mengucapkan terima kasih, sehingga mama sebagai orangtua harus mengingatkan anak untuk mengucapkan "terima kasih". 

Jadi jangan lupa, untuk mengingatkan si Kecl mengucapkan "terima kasih" ketika diberi sesuatu oleh orang lain.

Itulah beberapa cara jitu, untuk membiasakan anak mengucapkan kata "terima kasih" dan "tolong" pada si Kecil.[]