Lifestyle

Cara Mencegah Risiko Diabetes Tipe Dua Bagi Prediabetes

Prediabetes sangat berisiko untuk menjadi diabetes tipe 2. Sebuah cara sederhana dari CDC, dapat memangkas risiko terjadi diabetes tipe 2/


Cara Mencegah Risiko Diabetes Tipe Dua Bagi Prediabetes
Ilustrasi konsumsi gula (Unspash/Towfiqu Barbhuiya)

AKURAT.CO Prediabetes merupakan sebuah kondisi di mana kadar gula darah sudah melebihi normal, tetapi belum masuk untuk dikategorikan sebagai pengidap diabetes. 

Bila tak dikelola, prediabetes sangat berisiko untuk menjadi diabetes tipe 2. Sebuah cara sederhana dapat memangkas risiko ini. 

Dilansir dari laman Healthline, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) mengatakan, cara yang efektif untuk memangkas risiko diabetes tipe 2 pada prediabetes adalah menurunkan berat badan. 

Meski kemajuannya hanya sedikit, penurunan berat badan bisa berdampak besar pada penurunan risiko diabetes tipe 2.

Target penurunan berat badan yang direkomendasikan CDC untuk penyandang prediabetes adalah 5-7 persen dari berat badan saat ini. Contohnya, penyandang prediabetes dengan berat badan sekitar 91 kilogram perlu menurunkan berat badan sebanyak 4,5-6,4 kilogram. 

CDC juga menyediakan sebuah program yang dapat membantu penyandang prediabetes untuk mencapai target penurunan berat badan ini. Program bernama National Diabetes Prevention Program (DPP) tersebut terbukti dapat menurunkan risiko diabetes hingga 58 persen. Pada kelompok berusia di atas 60 tahun, penurunan risiko ini bahkan mencapai 71 persen.

Program ini mendorong perubahan gaya hidup yang realistik dan bisa dipertahankan untuk jangka waktu yang lama. Perubahan ini mencakup perbaikan pola makan dan pemilihan jenis aktivitas fisik yang sesuai dengan kondisi diri dan dapat dilakukan setiap hari. Program tersebut juga mencakup latihan mengelola stres. 

Dengan program ini, setiap penyandang prediabetes bisa memperbaiki pola makan, menjalani hidup yang lebih aktif, dan belajar mengelola stres dengan cara masing-masing. Hal yanf paling penting, seluruh program ini bisa dilakukan secara konsisten dan berkelajutan.

Untuk memperbaiki pola makan, CDC menganjurkan penyandang prediabetes untuk menerapkan pola makan mindful dan pola hidup aktif. 

Pola makan mindful merupakan sebuah kebiasaan menyantap makanan secara perlahan tanpa ada distraksi, memahami tanda kapan tubuh membutuhkan asupan makan dan hanya makan ketika tubuh memang merasakan lapar. 

Orang yang menjalani pola makan mindful akan belajar untuk membedakan sinyal lapar dan sinyal haus yang kerap disalahpahami sebagai sinyal lapar. Pola makan mindful juga mendorong seseorang untuk bisa merasakan warna, aroma, hingga rasa makanan dengan seksama.

Sedangkan terkait pola hidup aktif, CDC menganjurkan penyandang prediabetes untuk melakukan olahraga, misalnya jalan cepat, secara rutin. Olahraga seperti ini sebaiknya dilakukan selama 30 menit, sebanyak lima hari dalam sepekan.