
AKURAT.CO, Sebagai orang tua, tentu harus memahami cara melindungi anak dari bullying teman-temannya. Jangan sampai anak menjadi malas, takut, dan tidak mau lagi sekolah akibat bullying yang didapatkan. Selain itu, anak juga bisa mengalami depresi, stres, kehilangan konsep diri serta kepercayaan dirinya.
Banyak anak yang menutup diri ketika dibully oleh teman-temannya lantaran takut dan tidak ingin membebani orang tua.
Bullying atau perundungan bisa terjadi dalam berbagai bentuk, baik itu berupa ujaran verbal, tindakan fisik, pengucilan bahkan secara daring.
baca juga:
Dampak bullying sangat berbahaya bagi kesehatan mental anak seperti perkembangan jiwa dan emosional anak dimasa depan akan terganggu.
Cara melindungi anak dari bullying

Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (21/3/2023) berikut cara melindungi anak dari bullying di sekolah maupun di sosial media:
1. Mendidik dengan penuh kasih sayang
Anda bisa mendidik anak dengan penuh kasih sayang sejak anak kecil. Ruang lingkup kehidupan anak yang damai dan penuh kasih sayang membuatnya terbiasa dengan lingkungan yang baik dan mudah berinteraksi dengan teman-teman dan orang lain.
2. Lebih dekat pada anak
Kedekatan orang tua dengan anak sangat penting dan termasuk salah satu cara melindungi anak dari bullying. Jika orang tua memiliki kedekatan dengan anak, maka anak akan merasa nyaman dan lebih mudah untuk menyampaikan permasalahan yang dialami secara terbuka tanpa rasa takut.
Pahami kebutuhan anak dan selalu ada di sisi anak untuk memberi mereka masukan dan dukungan. Buatlah anak merasa selalu dicintai dan yakin bahwa ada orang-orang yang tulus mendukungnya.
Dengan begitu, ketika anak menjadi korban atau menjadi pelaku pembullyan, Anda akan cepat untuk mengetahui dan cepat untuk mengambil tindakan.
3. Tumbuhkan rasa percaya diri
Salah satu penyebab anak di bully adalah karena ia tidak memiliki kepercayaan diri untuk mempertahankan dirinya dari pembullyan. Korban bullying biasanya anak-anak yang pemalu, penakut, pendiam dan pasti tidak punya teman.
Anda perlu mengajarkan dan menumbuhkan rasa percaya diri sang buah hati sebagai salah satu cara melindungi anak dari bullying.
4. Ajarkan untuk berani
Cara melindungi anak dari bullying selanjutnya adalah dengan mengajarkan anak memiliki sikap pemberani. Salah satunya yaitu cara menolak dan berbicara kepada orang lain atau guru ketika ia sedang mendapat tindakan bullying di sekolah.
Memang tidak mudah untuk memunculkan keberanian tersebut. Oleh karena itu, tugas orang tua selalu mengingatkan mengenai apa yang pantas mereka terima dari temannya dan apa yang tidak pantas.
5. Kembangkan jiwa sosial pada anak
Anak yang tidak memiliki jiwa sosial yang baik juga menjadi salah satu penyebab kerap mendapatkan bullying. Dengan membiasakan dan mengajarkan pada anak dalam bersosialisasi bisa menjadi kunci anak memiliki teman yang banyak dan dapat mengembangkan percaya dirinya.
Sediakan juga ruang baginya untuk berinteraksi dengan orang lain, tentunya tetap dalam pengawasan orang tua. Ajarkan bagaimana cara berkenalan, menjalin pertemanan, menyampaikan pendapat agar tidak menyakiti orang lain, dan lain sebagainya.
Anak-anak dengan keterampilan sosial yang baik sehingga terlindungi dari berbagai macam perundungan.
6. Dengarkan dan jangan remehkan cerita anak
Ketika anak bercerita, dengarkanlah dengan saksama dan jangan menganggapnya sebagai hal yang remeh. Apalagi ketika anak menyampaikan mengenai suatu permasalahan yang ia alami.
Saat orang tua menganggap bahwa apa yang dialami anak adalah masalah sepele dan tidak serius, maka anak-anak merasa tidak didengarkan bahkan tidak dipedulikan. Selain itu, hal terburuk bisa menjadikan anak merasa bahwa mereka diperlakukan buruk oleh orang lain.
7. Dampingi anak dalam menggunakan internet
Dampak negatif dari perkembangan internet yang sangat pesat menimbulkan lebih banyak ruang-ruang bagi perundungan untuk bisa tumbuh.
Saat ini, bullying sudah banyak terjadi secara daring melalui pesan teks dan media sosial tanpa kenal waktu. Sebutan bullying jenis ini adalah cyber bullying.
Orang tua diharapkan mendampingi anak dalam menggunakan internet dan media sosialnya. Ajarkan etika menggunakan internet yang baik, penggunaan sosial media yang bijak dan kalimat yang bertanggung jawab serta selalu menjaga privasi.
Cara melindungi anak dari bullying teman sekolah serta orang yang tidak dikenal ini bisa Anda terapkan secara perlahan kepada anak, agar sang buah hati merasa dilindungi dan tetap aman di bawah pengawasan orang tuanya.
Semoga anak Anda selalu terjaga dan terhindar dari perilaku bullying kapanpun dan dimanapun.