Lifestyle

Cara Bermain Peran di Tempat Tidur dan Tidak Malu

Role-play alias permainan peran di kamar tidur dapat membuat kehidupan seks kamu menjadi lebih menyenangkan dan menarik


Cara Bermain Peran di Tempat Tidur dan Tidak Malu
Ilustrasi - Cara bermain peran di tempat tidur dan tidak malu (UNSPLASH/ We-Vibe Toys)

AKURAT.CO Ketika memikirkan tentang role-play alias permainan peran di kamar tidur, respons pertama kamu dan pasangan mungkin adalah tertawa.

Berpura-pura menjadi anak nakal hingga "guru" terdengar absurd untuk kamu. 

Tapi itu sebagian alasan mengapa role-play bisa sangat menyenangkan.

baca juga:

Role-play juga bisa menjadi cara untuk mengeksplorasi seksualitas kamu.

Adapun role-play juga dapat mencakup dirty talk sederhana hingga memainkan beberapa adegan yang cukup intens.

"Fantasi seksual bisa tentang melampaui diri sendiri dan merasa kreatif dan terbebaskan di dunia yang sama sekali berbeda, bebas dari kendala kehidupan sehari-hari," kata Shadeen Francis , LMFT., dikutip AKURAT.CO dari Men's Health, Senin (24/1/2022). 

Jika kamu ingin mencoba bermain peran untuk menciptakan variasi dalam kehidupan seksmu, jangan ragu untuk memberi tahu pasangan.

Dari sana, kamu dapat dengan lancar berdiskusi dan bertransisi untuk mewujudkan skenario itu.

"Beri tahu pasangan tentang dinamika permainan peran yang ingin kamu coba dengan "memperkenalkan skenario role-play sebagai fantasi," kata Francis.

Jika kamu dan pasangan sudah mendapatkan kesepakatan dan ingin bermain peran di tempat tidur, cobalah perhatikan beberapa hal berikut ini: 

Tetapkan batas

Setelah memutuskan skenario yang besar seperti, penari telanjang, doker/perawat,  kamu perlu membicarakan batasan dengan pasangan.

Ini memastikan bahwa kamu memiliki pengalaman seksual yang menyenangkan dan sesuai dengan keinginanmu dan pasangan. 

Tetapkan kata-kata yang aman!

Jika melakukan role-play yang sedikit ekstrem, pilih kata yang aman untuk memberi tahu pasangan batasan.

Ini juga berfungsi untuk menyampaikan apa yang kamu butuhkan lebih atau kurang tanpa merusak karakter. 

Praktik kata aman yang populer melibatkan sistem lampu lalu lintas. Ketika pasangan mengatakan "hijau", itu berarti dia ingin kamu terus melakukannya.

Jika pasangan mengatakan "kuning", itu berarti kamu mendekati batasannya, dan harus menarik kembali apa pun yang sedang kamu lakukan.

Jika pasangan mengatakan "merah," itu tanda bahaya. Hancurkan karakter, berhenti, dan periksa pasangan untuk melihat apa yang dia butuhkan.

Lambat

Pilih peran yang sering atau tidak pernah kamu lakukan sama sekali.

Jika baru memulai, kamu  selalu dapat mengubah satu hal kecil dari caramu biasanya berhubungan seks.

Tidak perlu terburu-buru menciptakan skenario yang luar biasa.

Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti mengganti nama, gunakan aksen, atau, berpura-pura bertemu pasangan  untuk pertama kalinya.

Periksa kondisi 

Ketika adegan itu selesai, seks mungkin berakhir, tetapi pengalamannya tidak.

Kamu perlu memeriksa kondisi emosional dan fisik setelah pengalaman seksual tersebut.

Bicara tentang apa yang kamu suka dan tidak. Beri ruang untuk pelukan, dekapan, atau apapun yang dibutuhkan, sehingga semua pihak yang terlibat merasa diperhatikan setelah kejadian.[]