Lifestyle

Cara Agar Tak Jadi Korban Penipuan Kencan Online

Pmelalui aplikasi kencan online bukan hal baru. Namun, masih saja memakan banyak korban. Berikut cara agar tidak menjadi korban penipuan kencan online.


Cara Agar Tak Jadi Korban Penipuan Kencan Online
Ilustrasi seseorang melhat notifikasi dari aplikasi kencan online di smartphonenya (FREEPIK.COM)

AKURAT.CO, Kencan online di platform-platform digital maupun media sosial bukan lagi hal yang tabu. Namun, kamu perlu waspada terhadap kencan dengan cara ini.

Sebab, tak semua orang yang menggunakan platform kencan online dan media sosial untuk mencari pasangan. Beberapa oknum justru bertujuan menipu dengan meminta uang kepada seseorang yang dikenalnya di platform-platform tersebut.

Memang, penipuan melalui aplikasi kencan online bukan hal baru lagi. Akan tetapi, masih saja memakan banyak korban.

Dilansir dari laman Bright Side, berikut cara-cara agar tidak menjadi korban penipuan kencan online.

Periksa foto profil

Biasanya, penipu mencuri foto orang sembarangan melalui media sosial atau situs foto berbayar. Bahkan, mereka cukup sering menggunakan gambar berkualitas tinggi.

Kamu jangan khawatir, sekarang sangat mudah bagimu untuk memeriksa foto, apakah foto itu asli milik teman kencanmu atau duplikat dari akun media sosial lain. 

Dengan cara, cukup unggah gambar profil mereka ke Gambar Google atau Search by Image. Lalu, lihat apakah foto itu pernah digunakan sebelumnya atau tidak.

Periksa usia

Biasanya, pelaku penipuan kencan online menargetkan orang yang lebih tua, seperti laki-laki atau perempuan dewasa yang sedang mencari pasangan.

Kelompok usia ini diyakini tidak hanya lebih kaya, tetapi juga lebih rentan terhadap penipuan. Jika kamu mendapat pesan dari orang yang jauh lebih muda, waspadalah ketika dimintai uang.

Jangan keluar dari aplikasi pertama kali berkenalan

Si penipu akan terus mengajakmu untuk keluar dari media sosial atau aplikasi kencan online yang merupakan tempat pertama kali berkenalan. Mereka akan mencoba beralih ke aplikasi pesan instan lainnya, seperti WhatsApp.

Seperti penipu akan sering meminta nomor teleponmu. Lalu, mereka menambahkan kamu ke database mereka.

Beberapa hari kemudian, kamu mendapatkan spam yang tidak diinginkan atau bahkan panggilan penipuan dari perusahaan tertentu.

Ajaklah bertemu langsung

Ambil inisiatif untuk mengajak teman kencanmu untuk berkencan secara langsung. Sebab, dengan cara ini, kamu dapat mengidentifikasi apakah mereka menipu atau serius denganmu.

Apabila teman kencanmu adalah penipu, dia akan sangat sulit untuk diajak bertemu dan mungkin saat awalnya dia bersedia tapi saat hari-H akan pura-pura ada keperluan mendesak dan mengakibatkan pertemuan yang gagal.

Selain itu, penipu juga akan meminta uang kepadamu untuk membeli tiket perjalanan untuk bertemu denganmu. Kalau teman kencamu begini, jangan cepat-cepat langsung membelikan tiket perjalanan, ya.

Waspada terhadap pernyataan cinta yang tiba-tiba

Jangan percaya pada bentuk cinta apapun, sebelum kamu mengetahui secara fisik orang tersebut.

Jika mereka menyatakan cinta secara tiba-tiba untukmu, meskipun baru mengenal satu sama lain selama seminggu, itu adalah tanda bahaya besar. Sebab, perilaku ini khas dari penipuan kencan.

Pertama, mereka langsung jatuh cinta denganmu dan segera setelah itu mereka akan meminta informasi pribadi kamu. Tujuannya, mereka akan menggunakannya untuk memeras, meretas atau mengancam keluargamu.[]