Ekonomi

Capai Rp8,8 T! Ini 9 Fakta Menarik Wanita Terkaya di Indonesia Tahun 2019, Kartini Muljadi


Capai Rp8,8 T! Ini 9 Fakta Menarik Wanita Terkaya di Indonesia Tahun 2019, Kartini Muljadi
Kartini Muljadi jadi wanita terkaya di Indonesia (Youtube/ISLSMU)

AKURAT.CO, Beberapa waktu lalu, Forbes mengumumkan 50 orang terkaya Indonesia pada tahun 2019. Satu-satunya wanita yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Kartini Muljadi.

Dilansir dari berbagai sumber oleh AKURAT.CO, ini 9 fakta menarik dari perjalanan Kartini Muljadi jadi salah satu orang terkaya di Indonesia.

1. Darah Belanda yang lahir di Kebumen

Kartini Muljadi lahir dan tumbuh besar di Kebumen. Bahkan, karena dirinya masih memiliki darah Belanda dari ibunya, perempuan kelahiran 17 Mei 1930 ini bisa bersekolah dasar di salah satu sekolah Eropa pertama di Indonesia (Hindia Belanda). Ayahnya, Budi Tjahjono adalah seorang Kepala Pembukuan di Algemene Nederlandsch Indische Electriciteit Maatchappij atau kini bernama Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sementara ibunya, Marianne Han, adalah seorang guru di sekolah setempat.

2. Ditinggal sang ibu sejak umur 2 tahun

Baru berumur dua tahun, Kartini Muljadi telah menjadi seorang yatim. Sejak itu, dirinya diasuh oleh seorang ibu angkat. Dari ibunya, Kartini mendapat ilmu berbisnis yang setiap harinya dibangunkan sejak pagi buta untuk mmembeli berbagai kebutuhan pasar kemudian diperdagangkan. Dari ayahnya, Kartini Muljadi mendapat ilmu mengelola keuangan, mulai dari cara menabung hingga mencatat keuangan.

3. Pilih bidang hukum untuk meningkatkan kesetaraan

Ayah Kartini Muljadi selalu memperhatikan pendidikan bagi anak-anaknya. Bahkan, dirinya menempuh pendidikan di sekolah yang menempatkan dirinya menjadi satu-satunya orang non-Belanda yang belajar di sekolah Belanda. Dari situlah keinginan dirinya untuk menjadi seorang hakim menguat. Pasalnya, wanita yang memiliki nama lain Fanny Kho ini merasakan perbedaan perlakukan bagi murid Belanda dan non-Belanda ketika bersekolah.

4. Kuliah di beberapa universitas hingga jadi aktivis

Kartini Muljadi muda menempuh kuliah di dua universitas berbeda yaitu di Surabaya dan Yogyakarta. Selanjutnya, dirinya memilih untuk menyelesaikan kuliahnya di jurusan Ilmu Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia, Jakarta. Untuk menambah penghasilan, Kartini Muljadi juga bekerja di sebuah yayasan non profit, Yayasan Candra Naya yang memberikan jasa hukum gratis kepada masyarakat. Dari situlah jiwa aktivis dan filantropisnya terbentuk. Selanjutnya, dirinya juga sempat melanjutkan studi Ilmu Kenotariatan di UI pada tahun 1967.

5. Hakim hingga notaris

Setelah bergelar sarjana hukum pada tahun 1958, Kartini bekerja sebagai seorang hakim muda di Pengadilan Istimewa Jakarta. Tetapi, kariernya di kehakiman tidak bertahan lama. Pasalnya, dirinya harus menjadi tulang punggung keluarganya setelah kematian sang suami. Setelah mendaftar menjadi notaris, namanya kian melesat dan menjadi rujukan berbagai perusahaan besar.

6. Dirikan Kartini Muljadi dan Rekan

Setelah namanya melejit di tahun 70 hingga 80-an, Kartini Muljadi memutuskan mundur sebagai notaris. Pada tahun 1990, dirinya mendirikan kantor pengacara dan konsultan hukumnya sendiri bernama 'Kartini Muljadi & Rekan'. Sejak itulah namanya makin sukses, tidak hanya dari perusahaan nasional saja yang sering menggunakan jasanya tetapi juga berbagai perusahaan multinasional.

7. Terlibat di berbagai aktivitas hukum negara

Sepanjang kariernya di dunia hukum, Kartini Muljadi juga memberikan jasanya kepada negara. Perempuan berusia 89 tahun ini merupakan salah satu ahli hukum yang memberikan bantuan hukum bagi perbankan terdampak krisis 97-98. Dari situ, Kartini Muljadi juga menginisiasi Master Settlement dan Refinancing Afreement bagi BPPN dan berbagai pemegang saham yang bermasalah ketika itu. Selain itu, dirinya juga terlibat dalam penyusunan UU Perseroan Terbatas, Kepailitan hingga berbagai UU di bidang hukum perdata dan perusahaan.

8. Penghargaan hingga pengelola panti asuhan

Berkat jasanya, Kartini Muljadi juga dianugerahi penghargaan Capital Life Achievement pada tahun 2004. Selain itu, dirinya juga seorang filantropis yang mengelola beberapa panti asuhan dan Yayasan Kesehatan Sumber Waras. Yayasan tersebut bergerak di bidang kesehatan dan pendidikan.

9. Pengusaha wanita terkaya di Indonesia dengan Rp8,83 triliun

Kekayaan Kartini Muljadi tak hanya berasal dari firma hukumnya saja, tetapi juga dari perusahaan yang diakuisisinya pada tahun 1982, PT Tempo Scan Pacific yang bergerak di bidang perdagangan produk farmasi. Beberapa produknya adalah Bodrez, Oskadon, Hemaviton, My Baby, dan lainnya. Selain itu, anak-anaknya juga memimpin berbagai perusahaan mulai dari Xintai Indonesia hingga Indika Group. Hingga kini, Kartini Muljadi memiliki kekayaan yang mencapai Rp8,83 triliun.

Itulah fakta menarik wanita terkaya Indonesia yang memiliki mental baja dan tak kenal lelah untuk memberikan yang terbaik kepada keluarga dan negaranya.[]

Ghendhiz A.

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu