Ekonomi

Capai Kinerja Positif di Oktober 2022, Laba Bersih BTN Naik 44,43 Persen

Capai Kinerja Positif di Oktober 2022, Laba Bersih BTN Naik 44,43 Persen
Nasabah melakukan transaksi di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BTN di Jakarta, Rabu (18/7/2018). Sepanjang Januari-Juni 2018 transaksi digital meningkat 7 (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan kinerja positif pada Oktober 2022. BTN mengantongi laba bersih Rp2,49 triliun pada akhir Oktober 2022 atau naik 44,43 persen dibandingkan Oktober 2021 yang hanya Rp1,72 triliun. 

Direktur Utama BTN, Haru Koesmahargyo menjelaskan, capaian positif tersebut antara lain ditopang oleh pertumbuhan pendapatan.  

"Pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) BTN juga melesat 29,81 persen secara year on year (yoy), menjadi Rp12,66 triliun," kata Haru dalam keterangannya, Selasa (29/11/2022). 

baca juga:

Dia menjelaskan, hal ini didukung oleh penurunan beban bunga sebesar 22,14 persen (yoy) menjadi Rp8,39 triliun, dibandingkan setahun sebelumnya yang sebesar Rp10,78 triliun. Padahal, pada periode yang sama, DPK BTN meningkat 1,92 persen yoy menjadi Rp314,65 triliun. 

"Ini mencerminkan adanya perbaikan struktur DPK, sehingga biaya dana bisa ditekan," ujarnya. 

Sementara itu, pendapatan bunga naik sebesar 2,54 persen (yoy) menjadi Rp21,05 triliun, ditopang peningkatan kredit dan pembiayaan syariah sebesar 8,04 persen (yoy) menjadi Rp293,66 triliun.

"Secara keseluruhan, BTN mencatatkan total aset sebesar Rp 391,58 triliun per Oktober 2022, atau meningkat 1,35 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ujarnya.

Diketahui, BTN saat ini sedang memproses Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue, yang dijadwalkan selesai pada Desember 2022 mendatang. Target dana untuk rights issue yakni sebesar Rp4,13 triliun, termasuk Rp2,48 triliun penyertaan modal negara (PMN).

Analis MNC Sekuritas, Tirta Gilang Widi Citradi menilai, rights issue BBTN menarik karena didukung fundametal perusahaan yang semakin membaik, yang terlihat pada perbaikan biaya dana. “BBTN punya kinerja yang solid sebagai salah satu bekal untuk mensukseskan right issue," ujar Tirta dalam riset MNC Sekuritas. []