Tech

Canggih! Daimler Truck Kembangkan Truk Berbahan Bakar Hidrogen

Truk dengan bahan bakar hidrogen ini memiliki kegunaan yang sama dengan truk konvensional.

Canggih! Daimler Truck Kembangkan Truk Berbahan Bakar Hidrogen
Truk Mercedes-Benz GenH2. (Dok. Daimler Truck )

AKURAT.CO, Daimler Truck memperluas jangkauan kendaraan mereka dengan mengembangkan truk berbahan bakar hidrogen. Truk ini dinilai bisa menjadi solusi keperluan yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan angkutan barang jarak jauh. 

Perusahaan juga menilai kalau truk dengan bahan bakar hidrogen memiliki kegunaan yang sama dengan truk konvensional. 

Dalam siaran persnya, Daimler Truck menjelaskan alasan mereka mengembangkan teknologi penggerak zero-emission kedua adalah kerena ketersediaan infrastruktur yang sesuai dan ketersediaan energi hijau yang memadai. Mereka juga yakin kebutuhan energi ini dapat dipenuhi dengan cepat dan hemat.

baca juga:

Selain itu, perusahaan juga melihat keuntungan dalam hal biaya dan kelayakan teknis infrastruktur hidrogen, serta jangkauan lebih panjang, fleksibilitas, dan waktu pengisian bahan bakar yang lebih singkat bagi pelanggan.

"Truk hidrogen bisa menjadi pilihan yang layak bagi pelanggan kami, terutama dalam operasional jarak jauh yang berat dan dalam hal total biaya kepemilikan," tulis perusahaan dalam siaran persnya, Rabu (21/9).

Purwarupa truk hidrogen bernama Mercedes-Benz GenH2 ini telah melewati program pengujian ketat sejak tahun lalu. Baik di jalur uji internal maupun di jalan umum. 

Dalam pengembangan penggerak berbasis hidrogen ini, Daimler Truck memilih hidrogen cair karena memiliki kepadatan energi jauh lebih tinggi dalam hal volume dibandingkan dengan hidrogen gas, sehingga memungkinkan lebih banyak hidrogen untuk diangkut. 

Dengan begitu, truk hidrogen ini mampu meningkatkan jangkauan dan memberikan kinerja kendaraan pada tingkat yang sebanding dengan truk diesel biasa.

Tujuan pengembangan Truk GenH2 ini diharapkan bisa menjangkau jarak hingga 1.000 kilometer dan lebih untuk keperluan yang fleksibel dan memenuhi kebutuhan angkutan berat jarak jauh.

Para insinyur Daimler Truck mengembangkan Truk GenH2 berdasarkan karakteristik truk jarak jauh Mercedes-Benz Actros konvensional dalam hal muatan, jangkauan, dan kinerja. Tujuannya untuk menawarkan varian Truk GenH2 yang diproduksi dengan muatan 25 ton dengan berat kotor 40 ton. 

Truk ini mengusung dua tangki hidrogen cair khusus dan sistem sel bahan bakar yang diklaim kuat dan memungkinkan truk memiliki muatan tinggi dengan jangkauan jarak yang jauh. 

Dua tangki hidrogen ini merupakan jantung Truk GenH2. Tangki ini terbuat dari baja tahan karat dan ditujukan untuk versi seri Truk GenH2 dengan kapasitas penyimpanan yang sangat tinggi yaitu 80 kilogram (masing-masing 40 kg) untuk menempuh jarak jauh. 

Tangki ini terdiri dari dua tabung yang tersambung satu sama lain dan diisolasi secara vakum.

Rencananya, produksi seri truk berbasis hidrogen ini akan dilakukan pada paruh kedua dekade ini.[]