Ekonomi

Camkan Nih! 5 Poin Utama Sebelum Memulai Investasi Emas

Berikut ini beberapa poin utama dalam melakukan investasi emas.


Camkan Nih! 5 Poin Utama Sebelum Memulai Investasi Emas
Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis (23/7/2020). Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada Kamis (23/7) dipatok lebih rendah daripada kemarin. Untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp977.000, sedangkan pada posisi kemarin, Rabu (22/7) sempat menyentuh level baru, yakni Rp982.000 yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah. PT Aneka Tambang Tbk. menyatakan penjualan emas di tingkat ritel tetap menggeliat kendati harga emas menyentuh rekor baru. Penjuala (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Emas menjadi salah satu instrumen investasi paling favorit bagi para investor, terutama bagi para pemula.

Selain itu, alasan utamanya juga karena dalam beberapa tahun terakhir, emas mengalami peningkatan nilai yang begitu signifikan.

Meski memiliki nilai yang terus melonjak, tidak selamanya emas dapat dikelola dengan mudah.

Berikut ini beberapa poin utama dalam melakukan investasi emas, dilansir dari berbagai sumber:

1. Emas batangan, perhiasan, atau digital?

Kandungan yang terdapat dalam perhiasan bukan 100 persen emas. Ketika dijual, harga perhiasan juga memiliki perhitungan yang berbeda dengan emas batangan.

Namun, emas batangan mengikuti harga emas yang ada di pasar. Sedangkan emas digital selain mudah diakses, juga dapat dibeli dengan harga yang relatif lebih rendah. Perbedaannya hanya ada pada fisiknya.

2. Jangka menengah hingga panjang

Stigma tentang harga emas yang terus naik memang benar jika dilihat dari tahun ke tahun. Namun, jika dilihat dari hari ke hari, harga emas juga mengalami penurunan.

Jadi, investasi jenis ini tidak untuk mendapatkan profit dalam jangka pendek. Semakin lama kamu berinvestasi dalam emas, semakin besar pula untung yang bisa kamu dapatkan.

3. Emas bukan dana darurat

Emas adalah jenis investasi bukan tabungan atau dana darurat. Dana darurat adalah jenis investasi yang memiliki likuiditas tinggi sehingga dapat dicairkan sewaktu-waktu.

Namun, investasi adalah dana yang akan digunakan di masa depan. Maka dari itu, tentukan tujuan keuanganmu terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berinvestasi emas.

4. Tempat penyimpanan

Emas batangan atau emas fisik membutuhkan tempat penyimpanan yang memadai. Selain disimpan di rumah, emas juga dapat dititipkan ke bank melalui safe deposit box.

Namun, cara ini membutuhkan biaya, setiap bank memiliki tarif yang berbeda-beda. Sedangkan emas digital tidak perlu tempat penyimpanan. Cukup pastikan memiliki kode keamanan yang baik dari akun digital tempatmu mengakses investasi emas.

5. Pilih tempat yang kredibel

Maraknya investasi juga menarik banyak pihak untuk melakukan berbagai penipuan, tak terkecuali investasi emas. Penipuan investasi emas atau investasi emas bodong ini biasanya memberikan iming-iming profit yang besar dalam jangka waktu pendek sehingga banyak orang yang tergiur. 

Pastikan kamu mengetahui kredibilitas tempatmu melakukan investasi melalui Antam atau pegadaian. Jika melalui digital, pastikan perusahaan tersebut terdaftar di OJK.

Ada beberapa tempat fisik yang bisa dipilih untuk melakukan investasi emas, mulai dari pegadaian, unit bisnis dan gedung pusat Antam, butik emas, bank syariah hingga toko emas. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co