News

Calon Penumpang di Bawah 12 Tahun Dilarang Naik Pesawat Terbang

Sesuai SE Kasatgas Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021, anak di bawah 12 tahun dilarang naik pesawat terbang.


Calon Penumpang di Bawah 12 Tahun Dilarang Naik Pesawat Terbang
Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Foto: Istimewa ()

AKURAT.CO, Pemerintah kembali memperbarui aturan terkait perjalanan transportasi udara, kali ini anak usia di bawah 12 tahun tak diperkenankan menggunakan moda transportasi pesawat terbang. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

President Director Angkasa Pura 2 Muhammad Awaluddin mengatakan, perseroan selaku otoritas bandara di lingkungan AP 2 berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di bandara untuk mengimplementasikan ketentuan SE Nomor 16 Tahun 2021 itu dengan baik.

"Kami berkoordinasi dengan seluruh stakeholder agar ketentuan ini dapat dijalankan dengan baik. Kepada calon penumpang pesawat agar memperhatikan persyaratan yang berlaku di bandara keberangkatan dan bandara tujuan. Persyaratan penerbangan di tengah pandemi ini cukup dinamis melihat situasi dan kondisi terkini, dan bandara AP 2 siap untuk selalu mengimplementasikan setiap peraturan yang berlaku," ujarnya di Cengkareng, Tangerang, Selasa (27/7/2021).

Sesuai aturan tersebut, calon penumpang pesawat dari dan ke Pulau Jawa-Bali, serta ke daerah yang ditetapkan sebagai zona dengan kategori PPKM Level 4 atau Level 3, wajib memenuhi persyaratan. Seperti menunjukkan kartu vaksin, minimal dosis pertama. Lalu, membawa surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara, bagi calon penumpang pesawat yang ingin melakukan perjalanan dari dan ke daerah yang ditetapkan sebagai wilayah kategori PPKM Level 1 maupun Level 2, wajib memenuhi persyaratan dapat menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau hasil negatif rapid tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

"Setiap calon penumpang harus memenuhi persyaratan yang ada. Bandara-bandara AP 2 didukung oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kememkes) yang akan melakukan validasi dokumen kesehatan seperti kartu vaksin dan surat keterangan tes Covid-19. Kami mengimbau agar calon penumpang pesawat mempersiapkan persyaratan dengan baik," ujar Awaluddin.