News

Cak Imin 'Genit' ke KIB Minta Jadi Capres, PPP: Gabung Dulu Baru Bicara Presiden

Monggo, masuk dulu aja nanti baru bicara soal capres


Cak Imin 'Genit' ke KIB Minta Jadi Capres, PPP: Gabung Dulu Baru Bicara Presiden
Ketua Fraksi PPP MPR RI, Muhammad Arwani Thomafi, saat ditemui di Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (2/8/2019) (AKURAT.CO/Oktaviani)

AKURAT.CO, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Arwani Thomafi meminta Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk masuk terlebih dahulu dalam koalisi sebelum menentukan posisi capres yang akan diusung dalam pemilu 2024 nanti. 

"Monggo, masuk dulu aja nanti baru bicara soal capres," kata Arwani ketika dihubungi oleh AKURAT. CO, pada Selasa (24/5/2022). 

Menurut Arwani, alangkah lebih baik jika Cak Imin membentuk koalisi sendiri jika dirinya masih ngotot meminta dirinya menjadi capres dalam Koalisi yang terjadi atas pertemuan di Rumah Heritage itu. 

baca juga:

"Tapi jika dari awal posisi capres sudah harga mati, ya sebaiknya segera mencari partai politik lain untuk menjalin koalisi. Makin banyak capres semakin bagus dan ada pilihan bagi rakyat," pungkas Arwani. 

Sebagai informasi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar memberi syarat bahwa partainya siap bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu yang dibentuk Golkar, PAN dan PPP. 

Meski begitu, politikus yang karib disapa Cak Imin mengajukan syarat supaya dirinya dijadikan capres dalam koalisi tersebut. 

"Saya siap bergabung asal capresnya saya," ujar dia kepada wartawan di sela acara Doa Bersama Ulama dan Habaib untuk Perdamaian Dunia: Halalbihalal bersama Cak Imin di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/5/2022). []