News

Buya Syafii Usul Santri Masuk Akpol Bantu Tumpas Radikalisme

Pernyataan itu disampaikannya melalui sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @budhihermanto


Buya Syafii Usul Santri Masuk Akpol Bantu Tumpas Radikalisme
Buya Syafii Maarif dijumpai di kediamannya, Gamping, Sleman, DIY, Jumat (3/9/2021). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Cendekiawan muslim Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii mengusulkan kepada Institusi Polri merekrut santri melalui Akademi Kepolisian (Akpol) demi membantu upaya menumpas kelompok radikal.

Pernyataan itu disampaikannya melalui sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @budhihermanto. Kolega Buya Syafii, Erik Tauvani membenarkan jika Buya Syafii memberikan statemen tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (30/11/2021).

Menurut Erik, video itu dibuat pada 26 November 2021 kemarin di masjid dekat Buya Syafii tinggal.

baca juga:

"Saya Ahmad Syafii Maarif, salah seorang warga negara yang sudah berusia 80-an. Dengan ini berharap kepada pihak kepolisian, terutama Kapolri dan jajarannya untuk merekrut para santri menjadi Akpol," kata Buya Syafii dikutip dari video tersebut, Selasa. 

Saran Buya Syafii, kualitas santri masuk Akpol lebih dikedepankan daripada kuantitasnya. Mereka akan jadi pendamping Polri memberantas kelompok-kelompok anti Pancasila.

"Tidak usah banyak-banyak. Tujuannya apa? Untuk mendampingi polisi menghadapi kelompok-kelompok yang menyimpang ini. Kelompok-kelompok yang anti Pancasila, kelompok-kelompok radikal," ucap Mantan Ketua PP Muhammadiyah tersebut.

"Itu kalau polisi mengerti agama, mengerti bahasa mereka, akan lebih mudah," sambung dia.

Di satu sisi, menurut Anggota Dewan Pengarah BPIP itu, Polri juga wajib bersikap proaktif mencari santri-santri yang mumpuni dan bersedia berkontribusi untuk negara.

"Sampai nanti mereka menjadi perwira, tapi mereka mengerti Kitab Kuning mengerti kitab-kitab agama, seperti yang dipahami kelompok radikal ini," pungkasnya. []