News

Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi, Mitra Operator Sudah Disanksi

Insiden kecelakaan mengakibatkan seorang petugas sterilisasi jalur mengalami luka


Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi, Mitra Operator Sudah Disanksi
Ilustrasi: Armada bus Transjakarta terparkir di kawasan Cibubur, Jakarta, Kamis (1/7/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO - PT Transportasi Jakarta angkat suara terkait insiden kecelakaan bus Transjakarta di simpang Pusat Grosir Cililitan, Jakarta Timur. Bus menabrak Pos Polisi Lalu Lintas dan menyebabkan satu orang luka.

"PT Transportasi Jakarta memberikan sanksi tegas kepada mitra operator," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Angelina Betris dalam keterangannya, Kamis malam (2/12/2021).

Angelina enggan berpeskulasi terkait penyebab kecelakaan. Dia menyampaikan pihaknya menunggu hasil pemeriksaan polisi.

"Menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian untuk hasil investigasi lebih lanjut," katanya. 

Dia mengungkapkan, insiden kecelakaan terjadi ketika bus yang sedang tidak melayani pelanggan hendak berputar balik menuju Harmoni di sekitar lampu merah persimpangan PGC, Kamis siang.

Namun nahas, bus menabrak pos polisi dan mencederai petugas patroli sterilisasi jalur Transjakarta yang sedang bertugas mengatur lalu lintas di lokasi kejadian.

"Petugas sterilisasi jalur yang terimbas kecelakaan tersebut langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan, sedangkan pramudi diberikan sanksi berupa pemberhentian operasi sementara dan sedang dimintai keterangan oleh pihak berwajib," katanya. 

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Edy Surasa mengatakan, kecelakaan bus Transjakarta itu akibat jatuhnya sebuah dongkrak yang dari kolong jok pengemudi. 

Dongkrak yang ada di kolong jok pengemudi itu, kata dia, tiba-tiba menggelinding ke pedal gas. Akibatnya, bus melaju kencang secara otomatis. Karena pengemudinya panik dan sulit mengendalikan lajunya, bus itu lalu menghantam pos polisi yang ada di median jalan. 

"Dongkrak bus ditaruh di bawah jok pengemudi, kemudian gelinding menimpa pedal gas. Sehingga busway menabrak pospol," kata AKBP Edy.[]