News

Bupati-Wakil Bupati Sleman Jadi Dewan Penasehat, PSS Dipastikan Tak Akan Jadi Kendaraan Politik

Bagi Andywardhana, Kustini dikenal sosok yang sangat peduli akan PSS


Bupati-Wakil Bupati Sleman Jadi Dewan Penasehat, PSS Dipastikan Tak Akan Jadi Kendaraan Politik
Bapaslon Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa saat mendaftarkan diri ke KPU Sleman, Jumat (4/9/2020). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Andywardhana Putra memastikan PSS Sleman tak akan menjadi kendaraan politik menyusul masuknya nama Bupati Kustini Sri Purnomo dan wakilnya, Danang Maharsa ke dalam jajaran Dewan Penasehat PT PSS.

Andywardhana meminta publik tak mengkhawatirkan jika PSS akan menjadi kendaraan politik menyusul munculnya nama figur-figur Sleman tersebut.

Ia beranggapan, adanya Dewan Penasehat tersebut menununjukkan niat dari PSS merangkul figur-figur yang mampu memberikan wejangan pada saat dibutuhkan. Di samping itu, sebagai komitmen PT PSS dalam misinya menjadi perusahaan maju dan dinamis.

"Perlu saya tegaskan, PSS Sleman tidak akan menjadi kendaraan politik bagi siapapun. Banyak ketakutan akan hal itu, sesuatu yang wajar karena kecintaan terhadap PSS," kata Andywardhana dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (27/11/2021).

Bagi Andywardhana, Kustini dikenal sosok yang sangat peduli akan PSS. Kiprahnya sebagai pengarah dibutuhkan dan diyakini kehadirannya bakal membuat Super Elja lebih solid ke depan.

Kustini-Danang berada dalam posisi yang sama dengan Mantan Manajer PSS Sleman, Dwi Retno Sukmawati dan Sismantoro, serta sosok Muhammad Yazid, tokoh sepak bola yang juga masuk ke jajaran Dewan Penasehat PT PSS.

"Kita ingin pada saat membutuhkan, perlu nasihat-nasihat dari beliau-beliau yang cukup berpengalaman seperti Pak Sismantoro, Bu Retno dan Pak Yazid. Tak perlu diragukan lagi kemampuan dan pengalaman mereka," tambah Andywardhana.

Adapun nama besar seperti Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar yang ditunjuk sebagai Dewan Pembina PT PSS.

Kemudian Antonius Rumadi, Mantan Direktur Operasional dan Marketing PT PSS menjadi Penasehat Tim. Nama lain yang diumumkan yakni Bambang Mariano sebagai Manajer Tim. Ia menggantikan Danilo Fernando yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu.

"Dengan adanya tambahan anggota keluarga baru di keluarga besar Super Elja, kita juga mau pengelolaan klub lebih transparan dan berharap kita bisa memajukan klub ini bersama-sama. Juga akan menjadi alat kontrol yang lebih baik bagi para stakeholder," urai Andywardhana.

"Sekali lagi, itu tak perlu ditakutkan, PSS Sleman tak akan jadi kendaraan politik," pungkasnya. []