News

Bupati Nonaktif Bogor Ade Yasin Segera Disidang

Tim jaksa KPK telah selesai melimpahkan berkas perkara Ade Yasin ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung.


Bupati Nonaktif Bogor Ade Yasin Segera Disidang
Tersangka Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/5/2022). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

AKURAT.CO, Berkas perkara Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin terkait kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun anggaran 2021 siap disidangkan.

Tim jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melimpahkan berkas perkara Ade Yasin ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

"Hari ini (6/7) Jaksa KPK Heni Nuroho telah selesai melimpahkan surat dakwaan dan berkas perkara terdakwa Ade Yasin ke Pengadilan Tipikor Bandung untuk diadili," ucap Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (6/7/2022).

baca juga:

Ali menjelaskan penahanan terhadap Ade Yasin akan dilanjutkan di Rutan Polda Metro Jaya hingga penetapan Majelis Hakim yang akan dan jadwal sidang perdana telah ditetapkan.

"Tim Jaksa masih menunggu penetapan penunjukan Majelis Hakim dan hari sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan," tutur Ali.

Ali juga menyampaikan tim jaksa KPK bakal membuka seluruh hasil penyidikan di depan Majels Hakim Tipikor.

"Tim Jaksa KPK akan buka seluruh hasil penyidikan di depan  majelis Hakim Tipikor dimaksud," ujarnya.

"Sidang akan dilaksanakan secara terbuka untuk umum, untuk itu silakan masyarakat ikut mengawasi dan mengawal prosesnya," tambahnya.

Ali juga mengungkapkan tersangka Ade Yasin didakwa dengan pasal pemberi suap yakni Pasal 5 atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Terkait dengan perkara tersebut, KPK sebelumnya menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun 2021.

Bersama Ade, lembaga antirasuah juga menetapkan tujuh orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Adapun empat tersangka yang ditetapkan sebagai pemberi suap yakni Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin; Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam; Kasubdit Kas Daerah BPK AD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah; PPK Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik.

Kemudian empat tersangka lainnya yang diduga menerima suap yakni Kasub Auditor IV Jawa Barat 3 Pengendali Teknis Anthon Merdiansyah; Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor Arko Mulawan; Pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat selaku Pemeriksa Hendra Nur Rahmatullah Karwita dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah. []