News

Bupati Langkat Nonaktif Punya Kerangkeng Manusia, Warganet: Bisa-bisanya Kayak Gini Kepilih Jadi Bupati

Cuitan dengan kata 'Bupati' menjadi trending topic di lini media sosial Twitter.


Bupati Langkat Nonaktif Punya Kerangkeng Manusia, Warganet: Bisa-bisanya Kayak Gini Kepilih Jadi Bupati
Ilustrasi Penjara (AKURAT.CO/Luqman Hakim Naba)

AKURAT.CO Cuitan dengan kata 'Bupati' menjadi trending topic di lini media sosial Twitter. Nama Bupati yang santer dibahas ialah Terbit Rencana Perangin Angin, Bupati Langkat non aktif asal Sumatera Utara (Sumut) yang ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Kabupaten Langkat karena terbukti menerima suap.

Selain itu, Terbit Rencana Perangin Angin juga diduga telah melakukan perbudakan modern dan perdagangan manusia. Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima oleh Migrant Care, dalam rumah Bupati nonaktif Langkat tersebut terdapat kerangkeng yang pernah menahan lebih dari 40 orang. 

Penjara atau kerangkeng tersebut digunakan untuk menahan para pekerja sawit selepas bekerja. Tak hanya itu, para pekerja tersebut juga tidak diberikan akses sama sekali untuk berhubungan dengan pihak luar.

baca juga:

Berdasarkan temuan itu, beragam reaksi netizen di Twitter yang telah dihimpun oleh AKURAT.CO, Selasa (25/1/2022), di antaranya:

"itu kan di rumah bupati ya, berarti kan keluarganya,staf2nya,kapolresnya,pejabat2 setingkat lainnya harus ditanya semua, masa pada ngga tau," tulis akun @fullmoonfolks.

"Buset mash zaman kerangkeng2 gitu. Perbudakan dan penyiksaan dong jatuhnya. Bisa2nya kaya gini jadi dulu kepilih jadi bupati," cuit @tirta_cipeng.

"Bupati, hidupnya kurang enak kah?" ucap @undercovermlee.

"Iblis aja minder ngeliat kelakuan pak bupati," tandas @PramSada.

"Sejak kapan tahanan narkoba di sel Bupati," ujar @iwanarmita.