News

Bupati Langkat Diduga Atur Proyek hingga Terima Setoran Uang

Selain dikerjakan oleh pihak rekanan, ada juga beberapa proyek yang dikerjakan oleh tersangka TRP


Bupati Langkat Diduga Atur Proyek hingga Terima Setoran Uang
Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri (Antara Foto)

AKURAT.CO, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin (TRP) diyakini ikut mengatur sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa. Bahkan Terbit mendapat setoran uang dari proyek-proyek tersebut.

Plt Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengungkapkan, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pengaturan proyek dengan adanya penyetoran sejumlah uang dalam kasus yang menjerat Bupati Langkat Terbit Rencana.

Pada Senin (24/1) KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Terbit dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait pekerjaan pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

baca juga:

"Tim penyidik mengonfirmasi ketiganya terkait dengan dugaan pengaturan berbagai proyek di Pemkab Langkat dengan adanya penyetoran sejumlah uang berupa 'fee' untuk kemudian diserahkan pada tersangka TRP," kata Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (25/1/2022).

Tiga saksi, yakni Iskandar PA (ISK) selaku Kepala Desa Balai Kasih yang juga saudara kandung Terbit dan dua pihak swasta/kontraktor masing-masing Marcos Surya Abdi (MSA) dan Isfi Syahfitra (IS).

Ketiganya juga merupakan tersangka kasus tersebut, namun penyidik memeriksa mereka dalam kapasitas sebagai saksi.

Diketahui, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin (TRP) beserta lima orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan, setelah pengumpulan berbagai informasi disertai bahan keterangan dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut, KPK kemudian melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup.

"Maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka," kata Ghufron saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/1/2022) dini hari.