News

Bunuh Lalu Makan Jasad Ibunya, Pria Ini Dituntut 15 Tahun Penjara dan Denda Rp1,5 Miliar

Seorang pria asal Spanyol jadi buah bibir karena tersangkut kasus pembunuhan atas ibu kandungnya sendiri.


Bunuh Lalu Makan Jasad Ibunya, Pria Ini Dituntut 15 Tahun Penjara dan Denda Rp1,5 Miliar
Alberto Sanchez Gomez yang pengangguran, ditangkap pada Februari 2019 silam, yanki saat usianya masih 26 tahun. (Policia Interiore)

AKURAT.CO, Seorang pria asal Spanyol jadi buah bibir karena tersangkut kasus pembunuhan atas ibu kandungnya sendiri. Diketahui, saat diadili, pria tersebut dituduh telah memutilasi hingga memakan anggota tubuh ibunya yang sudah mati. 

Seperti diwartakan CNA hingga BBC, pria tersebut diidentifikasi sebagai Alberto Sanchez Gomez atau kini dikenal sebagai 'Kanibal dari Ventas'.

Gomez ditangkap pada 23 Februari 2019 silam, yakni setelah polisi menemukan bagian tubuh korban yang berserakan di sekitar apartemennya di Ventas, dekat arena adu banteng Madrid. 

Saat itu, polisi juga mendapati beberapa bagian tubuh tersimpan di dalam wadah plastik dan di antaranya tergeletak di tempat sampah.

Media lokal El Mundo melaporkan gambaran serupa di mana saat polisi datang, mereka menemukan sisa badan manusia yang tengah dimasak. Sementara yang lainnya disimpan dalam wadah.

Sementara media AS, NYPost menjabarkan bagaimana Gomez diduga telah memotong ibunya menjadi seribu bagian dan ikut disimpan dalam wadah kotak makan siang.

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti alasan mengapa Gomez membunuh ibunya yang berusia 69 tahun itu. 

Namun, dari surat dakwaan, saat insiden terjadi, Gomez dan ibunya terlibat pertengkaran hebat. 

Selama konfrontasi itulah, Gomez mencekik ibunya dan menyeretnya ke kamar tidur. Lalu, dengan gergaji dan dua pisau dapur, Gomez mencacah-cacah tubuh ibunya yang renta.

"Aksi itu untuk menyingkirkan tubuhnya," bunyi surat dakwaan pengadilan yang digelar pada Rabu (21/4) minggu ini.

Setelahnya, Gomez dikatakan mulai menyimpan sisa-sisa jasad ibunya. Lalu, disebutkan bagaimana anggota badan korban disimpan Gomez di berbagai tempat. Itu mulai dari wadah plastik Tupperware, laci apartemen, hingga di lemari es. 

Kemudian, selama setengah bulan lamanya, Gomez dilaporkan mulai mengonsumsi sisa-sisa tubuh ibunya tersebut. 

"Begitu dia mulai memotong-motong tubuh, dia mulai memakan sisa-sisa itu selama sekitar 15 hari, menyimpan bagian lain dalam berbagai wadah plastik di sekitar rumah dan di lemari es," sambung surat dakwaan pengadilan sembari menerangkan bahwa sebelum tiba di lokasi, polisi sebelumnya mendapatkan laporan korban yang hilang.

Aksi pembunuhan dan kanibalisme yang dijabarkan oleh pengadilan ini juga sudah diamini petugas polisi yang menangkap Gomez. 

Di pengadilan, polisi ini mengungkap bahwa saat memasuki apartemen, ia mendapati Gomez telah memakan sebagian dari sisa-sisa jasad mentah.

Sementara bagian lainnya dikatakan telah dimasak Gomez atau diberikan kepada anjing peliharaannya.

Polisi juga menjelaskan bagaimana sebelum mengungkap kasus ini, mereka lebih dulu mendapati laporan bahwa korban telah hilang. 

Menurut polisi, laporan itu berasal dari seorang  teman. 

Karena laporan itu, polisi langsung menuju lokasi, dan saat ditanya, apakah korban ada di dalam, Gomez langsung membiarkan petugas masuk.

Setelah itulah, pemandangan mengerikan tentang kondisi jasad korban mulai terungkap.

"Kami menemukan pemandangan yang mengerikan.

"Dia (Gomez) berkata bahwa 'Ya ibuku di sana, anjing itu dan saya memakannya sedikit demi sedikit'," kata petugas polisi yang dirahasiakan namanya.

Karena kasus ini, jaksa mengajukan tuntutan agar Gomez dipenjara selama 15 tahun dan didenda 90 ribu euro (Rp1,5 miliar) sebagai kompensasi untuk kakak laki-lakinya.

Vonis memang belum disahkan karena pengadilan masih akan dilanjutkan. Namun diketahui, selama sidang Rabu lalu, Gomez mengatakan bahwa dia tidak ingat memotong-motong dan memakan ibunya.

Sementara, media lokal melaporkan bahwa Gomez sempat mengaku telah mencekik, memakan jasad korban dan memberikan sebagian kepada anjing. Itu mirip seperti yang diungkap oleh petugas polisi yang bersaksi.

Terlepas dari pengakuan yang berubah-ubah, Gomez sendiri dilaporkan menderita gangguan kepribadian serta kecanduan narkoba sebelum ditangkap.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu