News

Buntut Tabrakan Maut di Balikpapan, Kemenhub Diminta Serius Basmi Truk Odol

Novita juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kecelakaan yang disebabkan oleh truk bermuatan besar ini, terlebih mengalami rem blong.


Buntut Tabrakan Maut di Balikpapan, Kemenhub Diminta Serius Basmi Truk Odol
Truk sarat muatan atau over dimension over load (ODOL) melintas di jalan Tol JORR TB Simatupang, Jakarta, Selasa (15/6/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Kecelakaan beruntun melibatkan truk tronton dan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat di wilayah Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat, 21 Januari 2022. Truk tronton diketahui mengalami rem blong dan kemudian menabrak sejumlah kendaraan hingga menewaskan lima orang.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti menyampaikan rasa berbelasungkawa terhadap korban lakalantas yang terjadi. Novita juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kecelakaan yang disebabkan oleh truk bermuatan besar ini, terlebih mengalami rem blong.

“Kendaraan besar ini kan harusnya ada ketentuan, kapan dan di jalan mana saja boleh jalan. Muatannya bagaimana. Belum lagi pemeriksaan kendaraan secara rutin oleh pemilik kendaraan, bisa jadi tidak dilakukan. Pengawasan bisnis angkutan material seperti ini masih sangat lemah. Kejadian ini kan menandakan pelanggaran operasi truk ODOL (Over Dimensi dan Over Loading) jalan raya tampaknya belum menyurut, sehingga menyebabkan lakalantas seperti ini. Ya, ini sangat mengecewakan menurut saya," kata Novita dalam keterangan persnya, Jakarta, Sabtu (22/1/2022).

baca juga:

Oleh karena itu, Novita menekankan pengawasan di bidang Pengendalian Operasi (Dalops) pada Kementerian Perhubungan dan Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) yang berdomisili di setiap provinsi harus ditingkatkan. Pengawasan penyelenggaraan pengujian berkala kendaraan bermotor yang diselenggarakan Dinas Perhubungan di kabupaten/kota juga harus lebih diperketat lagi. 

“Saatnya untuk mempercepat penuntasan truk ODOL beroperasi di jalan, tidak perlu menunggu lama, ketimbang korban kecelakaan makin bertambah. Ruas-ruas jalan yang memiliki geometrik turunan harus dilengkapi dengan jalur penyelamat,” tegas politikus Partai Gerindra tersebut.

Diketahui, kecelakaan beruntun tersebut terjadi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat (21/1/2022) pagi sekitar pukul 06.19 WITA. 

Sebuah truk kontainer diduga mengalami rem blong menabrak sejumlah kendaraan tepat di simpang Muara Rapak dari arah Kilo menuju Jalan Ahmad Yani. 

Detik-detik terjadinya kecelakaan terekam kamera CCTV di sekitar kejadian. Terlihat truk tronton berkelir coklat tiba-tiba melaju cepat di jalan menurun, lalu menghantam sejumlah kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah dari arah belakang. []