Olahraga

Buntut Tabrakan di Imola, Russell dan Bottas Saling Menyalahkan

George Russell menuding Valtteri Bottas melakukan manuver menghindari penyalipan sementara Bottas mengatakan tabrakan di Imola sepenuhnya kesalahan Russell.


Buntut Tabrakan di Imola, Russell dan Bottas Saling Menyalahkan
Mobil pembalap Williams dan Mercedes sesaat setelah bertabrakan di Imola, Italia, di lap ke-32 Grand Prix Italia 2021, Minggu (18/4). (TWITTER/Formula One)

AKURAT.CO, Tabrakan yang terjadi antara pembalap Formula One (F1) tim Williams, George Rusell, dengan pembalap Mercedes, Valtteri Bottas, di Grand Prix Italia 2021, akhir pekan lalu, masih menyisakan perseteruan. Masing-masing saling menyalahkan atas insiden yang terjadi di lap ke-32 di Imola, Italia, Minggu (18/4) tersebut.

Dalam balapan di sirkuit basah tersebut, Russell sedang berusaha menyalip Bottas di salah satu tikungan. Sesaat sebelum tikungan keduanya bertabrakan dan mobil yang mereka kendarai bergerak ke luar lintasan dan tak bisa lagi melanjutkan balapan.

Russell menganggap Bottas melanggar kesepakatan untuk bersikap sportif dengan sengaja membenturkan mobilnya. Russell menganggap pembalap Finlandia tersebut melakukan manuver pertahanan yang biasa dilakukan oleh pembalap untuk menghindari penyalipan.

“Ada kesepakatan jantan bahwa itu bukan apa yang Anda lakukan karena itu luar biasa berbahaya. Dalam kondisi (sirkuit) kering itu akan baik-baik saja tetapi dia hanya menempatkan saya ke jalur basah dan saya kalah,” kata Russell.

“Saya bilang padanya apakah dia mau membunuh kami berdua.”Sebaliknya, Bottas mengatakan bahwa tabrakan tersebut sepenuhnya kesalahan Rusell. Menurut Bottas, Russel senjaga mengambil satu-satunya jalur kering di mana ruang yang tersedia adalah untuk dua pembalap.

“Saya tidak tahu apa yang dia bicarakan, (dia) berusaha untuk mengatakan sesuatu. Itu sepenuhnya kesalahan dia, sangat mengecewakan,” ucap Bottas.

“Tidak ada poin (di GP Italia) dan itu adalah pertarungan, bahkan sampai tabrakan. Tidak ada yang tahu apa yang masih bisa terjadi. Tetapi kita perlu mengambil pelajaran dan bergerak maju.”

Sementara itu, bos Mercedes, Toto Wolff, merespons tuduhan Russell dengan nada tajam. Pengusaha asal Austria tersebut mengatakan bahwa tabrakan tersebut adalah sesuatu yang tidak bisa diperkirakan dalam kondisi lintasan basah.

“Itu (pernyataan Russel) omong kosong. Keseluruhan situasi jelas tidak perlu direnungkan bagi kita, jujur saja. Itu jelas tabrakan,” ucap Wolff. “Tidak pernah ada situasi dalam hidup di mana yang satu 100 persen salah dan yang lain nol. Keseluruhan situasi tidak seharusnya terjadi.”

Akibat tabrakan tersebut, Bottas harus turun ke posisi keenam klasemen sementara. Sementara itu, Russell masih tertahan di posisi ke-16 tanpa angka.[]